RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tim nasional Spanyol secara luar biasa sukses menyegel tiket ke babak Final Piala Dunia 2026. Keberhasilan La Furia Roja menembus partai puncak ini menjadi pembuktian berkelas setelah skuad asuhan Luis de la Fuente tersebut sempat dipandang sebelah mata dan dibanjiri kritik tajam pada awal turnamen.
Spanyol memastikan langkah mereka ke final setelah menumbangkan tim bertabur bintang, Prancis, dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal yang digelar di Texas. Dua gol kemenangan dicetak melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan sepakan terukur Pedro Porro di babak kedua (menit 58).
Bungkam Kritik Sejak Laga Perdana
Perjalanan Spanyol di Piala Dunia 2026 tidak dimulai dengan mulus. Datang dengan status juara Eropa, langkah awal mereka justru ditahan imbang tanpa gol (0-0) oleh tim non-unggulan, Tanjung Verde. Hasil minor tersebut langsung memicu gelombang kritik dari media global yang menilai taktik serangan vertikal mereka telah terbaca.
Namun, kritik tersebut dijawab dengan rentetan 6 kemenangan beruntun yang tak terhentikan hingga babak semifinal. Setelah bangkit di fase grup dengan melibas Arab Saudi 4-0 dan Uruguay 1-0, Spanyol menjelma menjadi monster yang menakutkan di fase gugur. Austria (3-0) dan Portugal (1-0) sukses dilewati dengan dominasi penuh.
Tembok Pertahanan "Abnormal"
Kunci utama superioritas Spanyol di ajang ini terletak pada lini belakang mereka yang sangat disiplin. Dari total 7 pertandingan yang sudah dijalani menuju final, gawang Spanyol yang dikawal oleh Unai Simon hanya kebobolan satu gol saja, tepatnya saat menghadapi Belgia (2-1) di babak perempat final.
Ketangguhan lini pertahanan ini kembali terbukti di laga semifinal, di mana bek sayap Marc Cucurella berhasil mematikan pergerakan kapten sekaligus motor serangan Prancis, Kylian Mbappé, sepanjang 90 menit penuh.
Menanti Sejarah Baru Setelah 16 Tahun
Ini merupakan final Piala Dunia pertama bagi Spanyol sejak 16 tahun silam, tepatnya saat generasi emas bentukan Vicente del Bosque mengangkat trofi juara di Afrika Selatan pada tahun 2010.
Gelandang andalan sekaligus jenderal lapangan tengah Spanyol, Rodri, menegaskan bahwa timnya saat ini memiliki ambisi yang sangat besar untuk menuntaskan dahaga gelar tersebut di New York New Jersey Stadium.
"Kami sangat lapar dan siap memberikan segalanya untuk membawa pulang trofi emas itu," ujar Rodri pasca-laga. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko