Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

5 Fakta Timnas Inggris yang Jarang Diketahui, Negara Penemu Sepak Bola Justru Sulit Juara Dunia

Hakam Alghivari • Rabu, 15 Juli 2026 | 17:12 WIB
Harry Kane dan Bellingham saat  merayakan gol. (INSTAGRAM HARRY KANE)
Harry Kane dan Bellingham saat merayakan gol. (INSTAGRAM HARRY KANE)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tim Inggris hampir selalu masuk dalam daftar kandidat juara setiap kali Piala Dunia FIFA digelar.

Statusnya sebagai negara kelahiran sepak bola modern, kompetisi domestik yang kompetitif, hingga deretan pemain bintang membuat The Three Lions tak pernah lepas dari sorotan.

Namun, di balik reputasi tersebut, Timnas Inggris menyimpan sejumlah fakta menarik yang tidak banyak diketahui penggemar sepak bola.

Baca Juga: Prediksi Inggris vs Argentina: Sejarah Hand of God Maradona Jadi Motivasi The Three Lions ke Final Piala Dunia 2026

Mulai dari ironi sebagai penemu sepak bola yang baru sekali menjadi juara dunia hingga asal-usul julukan The Three Lions.

Berikut lima fakta menarik berdasarkan profil resmi FIFA:

1. Penemu Sepak Bola Modern, tetapi Baru Sekali Menjadi Juara Dunia

Banyak yang menganggap Inggris akan menjadi negara paling sukses di Piala Dunia karena menjadi tempat lahirnya sepak bola modern. Faktanya justru berbeda.

Dilansir dari FIFA, Inggris baru sekali mengangkat trofi Piala Dunia, tepatnya pada edisi 1966 saat menjadi tuan rumah. Pada laga final di Stadion Wembley, Inggris mengalahkan Jerman Barat 4-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu.

Sejak keberhasilan tersebut, Inggris belum pernah lagi meraih gelar juara dunia. Meski demikian, mereka tetap rutin menjadi salah satu unggulan karena kualitas pemain dan kedalaman skuad yang dimiliki.

Baca Juga: Sejarah Tercipta! Empat Besar Ranking FIFA Bertemu di Semifinal Piala Dunia 2026

2. Gelar Bersejarah 1966 Masih Menjadi Kebanggaan Inggris

Kesuksesan pada Piala Dunia 1966 bukan sekadar soal trofi pertama. Turnamen itu menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam olahraga Inggris.

Kapten Bobby Moore mengangkat trofi Jules Rimet di hadapan puluhan ribu pendukung di Wembley. Pada pertandingan yang sama, Geoff Hurst mencetak hattrick di final, sebuah pencapaian yang hingga kini masih menjadi satu-satunya hattrick yang pernah terjadi di laga final Piala Dunia putra.

Momen tersebut terus dikenang sebagai puncak kejayaan sepak bola Inggris dan menjadi tolok ukur bagi setiap generasi pemain yang datang setelahnya.

3. Julukan The Three Lions Berasal dari Lambang Kerajaan

Julukan The Three Lions bukan muncul begitu saja. FIFA menjelaskan bahwa identitas tersebut berasal dari lambang tiga singa yang digunakan Federasi Sepak Bola Inggris (The FA).

Simbol tiga singa sendiri telah menjadi bagian dari sejarah Kerajaan Inggris sejak berabad-abad lalu sebelum akhirnya diadopsi sebagai identitas sepak bola nasional.

Baca Juga: Argentina Singkirkan Swiss 3-1, Albiceleste Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Karena itu, ketika publik menyebut Inggris sebagai The Three Lions, yang dimaksud bukan hanya nama panggilan tim nasional, tetapi juga simbol sejarah dan tradisi panjang sepak bola Inggris.

4. Selalu Punya Generasi Emas

Meski prestasi di Piala Dunia belum bertambah sejak 1966, Inggris hampir tidak pernah kehabisan pemain berkualitas.

Dari era Bobby Charlton dan Bobby Moore, berlanjut ke Gary Lineker, David Beckham, Steven Gerrard, Frank Lampard, Wayne Rooney, hingga generasi Harry Kane, Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Phil Foden, Inggris terus melahirkan talenta kelas dunia.

Regenerasi inilah yang membuat The Three Lions hampir selalu masuk daftar favorit di setiap turnamen besar. Harapan publik pun selalu tinggi karena kualitas individu para pemain dinilai mampu bersaing dengan negara-negara elite lainnya.

Baca Juga: Bellingham Singkirkan Norwegia, Inggris Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026

5. Inggris Selalu Membawa Harapan Baru di Setiap Piala Dunia

Walau penantian gelar dunia telah berlangsung hampir enam dekade, Inggris tidak pernah kehilangan status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.

Dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia, mereka juga menunjukkan performa yang konsisten. Inggris mencapai semifinal pada 2018 sebelum melaju hingga perempat final pada edisi 2022.

Konsistensi tersebut menjadi bukti bahwa Inggris tetap berada di level tertinggi sepak bola internasional. Setiap generasi datang dengan target yang sama, yakni mengakhiri penantian panjang dan membawa pulang trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya.

Penantian Kuara Dunia yang Masih Berlanjut

Bagi banyak negara, satu gelar Piala Dunia sudah menjadi pencapaian luar biasa. Namun bagi Inggris, satu trofi terasa belum cukup mengingat sejarah besar yang mereka miliki dalam perkembangan sepak bola dunia.

Sebagai negara yang melahirkan aturan sepak bola modern, memiliki liga paling populer, serta terus menghasilkan pemain berkualitas, The Three Lions selalu memulai setiap Piala Dunia dengan harapan tinggi. Hingga kini, pertanyaan yang sama masih terus bergema, kapan Inggris akhirnya mengakhiri penantian sejak 1966? (kam/bgs) 

Editor : Hakam Alghivari
inggris timnas sejarah fakta