RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kabar mengejutkan datang dari Persibo Bojonegoro. Presiden klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro, Deddy Adrianto, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Dengan mundurnya Deddy, Persibo untuk sementara tidak memiliki presiden klub menjelang persiapan menghadapi kompetisi Liga 3 Nusantara musim depan.
Pengunduran diri Deddy disebut berkaitan dengan perubahan komposisi kepemilikan saham di PT Persibo Juara Jaya, perusahaan yang menaungi Persibo. Kepemilikan saham yang sebelumnya dimiliki beberapa pihak kini beralih menjadi milik satu orang.
Tak hanya Deddy, Owen Rahadiyan yang sebelumnya juga menjadi salah satu pemegang saham klub berjuluk Laskar Angling Dharma itu turut meninggalkan jajaran manajemen.
Baca Juga: Liga Nusantrara 2026/2027 Mulai Dekat, Persibo Bojonegoro Fokus Matangkan Strategi
Perubahan tersebut membuat Persibo belum memiliki sosok yang akan memimpin klub yang bermarkas di Stadion Letjen Soedirman (SLS) pada musim mendatang.
Deddy Adrianto membenarkan kabar pengunduran dirinya dari manajemen Persibo. Pria asal Malang itu bahkan telah menyampaikan salam perpisahan kepada suporter melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam pesannya, Deddy menyampaikan terima kasih dan penghormatan kepada seluruh suporter, media, serta pihak-pihak yang telah mendukung dirinya dan Owen selama dua musim terakhir.
Menurut Deddy, keputusan meninggalkan Persibo bukanlah hal yang mudah. Apalagi, ia melihat antusiasme suporter terhadap klub kebanggaan Bojonegoro tersebut sangat besar. Namun, ia menilai langkah itu merupakan keputusan terbaik bagi masa depan klub.
“Mohon maaf kalau selama dua musim terakhir saya dan Pak Owen banyak salah dan memang hasilnya kurang menguntungkan. Tapi saya rasa kalian sudah tahu sebabnya. Saya harap suporter tetap mendukung Persibo,” tulisnya.
Baca Juga: Presiden Persibo : Uji Coba Lawan Persela Sarana Matangkan Tim
Deddy menjabat sebagai Presiden Klub Persibo sejak tim promosi ke Liga 2 pada musim 2024/2025. Ia juga memimpin klub saat Persibo kembali terdegradasi dan berkompetisi di Liga 3 Nusantara musim 2025/2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan pengelolaan Persibo sepenuhnya dilakukan oleh manajemen klub. Menurut dia, manajemen Persibo saat ini berada dalam naungan yang sama dengan Adhyaksa FC.
“Adhyaksa FC dan Persibo satu manajemen,” ujarnya.
Nurul menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir manajemen lebih fokus mengawal Adhyaksa FC untuk meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional. Setelah target tersebut tercapai, manajemen akan memberikan perhatian lebih kepada Persibo.
“Manajemennya adalah Eko Setyawan dan Didik Farhan,” jelasnya.
Baca Juga: Manajemen Persibo Bantah Rumor Penjualan Klub, Hanya Pergeseran Saham Internal ke Satu Orang
Konsultan Persibo Eko Setyawan mengapresiasi dedikasi Deddy Adrianto dan Owen Rahadiyan selama mengelola klub. Menurutnya, keduanya telah memberikan kontribusi besar bagi Persibo.
“Pak Deddy dan Pak Owen sudah totalitas untuk Persibo. Karena kesibukan masing-masing, mereka mengamanahkan Persibo kepada kami,” katanya.
Eko menegaskan target Persibo pada musim mendatang adalah kembali meraih promosi dan mengembalikan klub ke level kompetisi yang lebih tinggi. “Targetnya promosi kembali musim ini,” tegasnya. (irv/zim)
Editor : Bhagas Dani Purwoko