RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di tengah rencana perombakan besar-besaran skuad untuk musim 2026-2027, Chelsea secara mengejutkan dilaporkan akan mempertahankan bek tengah Tosin Adarabioyo di Stamford Bridge.
Dilansir dari laman Sports Mole, Manajer Xabi Alonso bersama jajaran petinggi The Blues saat ini memang tengah mematangkan rencana cuci gudang demi mengumpulkan dana segar sekitar £250 juta (sekitar Rp5 triliun) dari hasil penjualan dan peminjaman pemain.
Namun, di saat masa depan nama-nama besar masih menggantung, Adarabioyo justru diberikan kesempatan kedua berkat kualitas kepemimpinannya di ruang ganti dan dominasi duel udaranya yang krusial.
Mengapa Adarabioyo Selamat dari 'Pembersihan'?
Menurut laporan eksklusif dari The Athletic, alasan utama mengapa Adarabioyo tidak masuk daftar jual adalah karena kemampuan kepemimpinannya di balik layar yang sangat dihargai oleh manajemen klub.
Baca Juga: Chelsea dan Manchester City Rebutan Wonderkid 17 Tahun Asal Denmark
Sebagai pemain lapangan tertua di skuad utama saat ini (28 tahun), ia sama sekali belum diberitahu untuk mencari klub baru.
Bagi kamu yang terus mengikuti kiprahnya, perjalanan karier Adarabioyo di London Barat memang tidak selalu mulus.
Dalam dua musim terakhirnya berseragam Chelsea, ia hanya tampil sebagai starter sebanyak 23 kali di ajang Premier League, dan lebih sering digunakan sebagai pemain pengganti sebanyak 20 kali di berbagai kompetisi.
Ancaman Bagi Bek Lain dan Promosi Pemain Muda
Keberpihakan Alonso pada Adarabioyo jelas memberikan efek domino bagi bek tengah lainnya. Meski lini pertahanan Chelsea kerap mendapat sorotan, klub dikabarkan hanya berniat mendatangkan satu bek tengah baru pada bursa transfer musim panas ini.
Laporan tersebut mengindikasikan bahwa masa depan Trevoh Chalobah, Wesley Fofana, dan Benoit Badiashile justru sedang berada di ujung tanduk. Mereka harus segera memutuskan apakah rela menerima jatah bermain yang lebih sedikit, atau angkat kaki untuk mencari klub baru.
Di sisi lain, sebuah laporan terpisah dalam 24 jam terakhir mengonfirmasi bahwa bek muda potensial, Josh Acheampong, akan dipromosikan dan dipastikan masuk dalam skema skuad racikan Alonso.
Dilema Keuangan vs Kebutuhan Taktis di Udara
Dari kacamata bisnis, menjual mantan bintang Fulham ini sebenarnya akan sangat menguntungkan. Mengingat Adarabioyo didatangkan dengan status bebas transfer, penjualannya akan dicatat sebagai keuntungan murni yang bisa memperkuat posisi klub di mata aturan keuangan Liga Premier dan regulasi finansial UEFA.
(Untuk memahami lebih dalam tentang bagaimana aturan finansial dan PSR memengaruhi aktivitas transfer klub-klub raksasa Inggris, kamu bisa membaca analisis data di portal olahraga kredibel The Athletic).
Meski secara finansial menggoda, melepasnya adalah sebuah kerugian besar secara taktis. Adarabioyo adalah salah satu pemain The Blues yang paling tangguh secara fisik sekaligus menjadi ancaman mematikan dalam duel udara di kedua kotak penalti.
Kecuali Chelsea mampu mendatangkan bek baru dengan tinggi minimal 188 cm (6 kaki 2 inci) pada bursa transfer ini, mempertahankan Adarabioyo adalah langkah paling cerdas agar gawang mereka tidak semakin rentan dibombardir bola udara.
Selain fokus di lini belakang, laporan dari Sports Mole juga mengungkapkan bahwa manajemen sedang mengevaluasi ketertarikan klub-klub Spanyol terhadap bek sayap Marc Cucurella.
Sementara itu, Chelsea juga terus bermanuver memburu seorang penyerang berpengalaman dari Premier League untuk mempertajam daya gedor mereka musim depan. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko