RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah melalui berbagai kemelut di dalam dan luar lapangan, akhirnya Liga 4 Nasional resmi dibuka melalui drawing atau undian grup yang dilaksanakan pada Rabu sore (13/5). Total 64 klub sepak bola se-Indonesia akan berebut tiket menuju kasta ketiga, yakni Liga Nusantara.
Jumlah tersebut sama seperti Liga 4 Nasional musim lalu, yang menjadi awal dari era pemekaran Liga 3 Nasional menjadi Liga Nusantara dan Liga 4 Nasional. Untuk musim ini, Liga 4 Nasional secara resmi diberi label Liga 4 Piala Presiden 2026.
Sebelum Liga 4 Nasional bergulir, setidaknya ada beberapa permasalahan yang menimpa calon klub peserta. Yang paling mencolok, PSIR Rembang resmi digantikan oleh Persebi Boyolali seiring hukuman diskualifikasi yang dijatuhkan untuk PSIR akibat kerusuhan dan kekerasan terhadap wasit pada semifinal Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.
Kemudian, RSUD Siti Fatimah FC dari Sumatera Selatan dan Tanggamus Farmers Angonsaka FC dari Lampung sama-sama mengundurkan diri. Siti Fatimah undur diri akibat kekurangan dana, sementara Tanggamus memutuskan undur diri secara mandiri.
Selain itu, musim ini tidak memiliki perwakilan asal Maluku, berhubung Asprov PSSI Maluku dan Asprov PSSI Maluku Utara tidak menggelar Liga 4 tingkat provinsi musim ini. Provinsi Bangka Belitung serta Kalimantan Utara juga tidak menggelar Liga4 tingkat provinsi masing-masing.
Sebaliknya, perwakilan dari Kepulauan Riau dan Papua tampil kembali untuk Liga 4 Nasional edisi tahun ini. Kemudian beberapa provinsi seperti Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Utara dapat menikmati kuota ekstra untuk satu klub di masing-masing provinsi.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jawa Timur yang terkenal sebagai ladang sepak bola akar rumput mengirimkan perwakilan paling banyak sebesar 8 klub. Jawa Barat menyusul di belakang dengan mengirimkan 6 klub.
Seluruh peserta akan dibagi menjadi 16 grup yang tersusun mulai dari Grup A hingga Grup P. Para pemenang dan runner-up grup akan dikelompokkan kembali dalam babak 32 besar, kemudian 16 besar, hingga 8 besar. Namun berbeda dengan musim lalu yang langsung mempertandingkan juara grup 8 besar di babak final, musim ini bakal menggelar babak semifinal terlebih dulu yang mempertemukan juara dan runner-up gurp 8 besar.
Dalam drawing fase 64 besar, semua klub yang mengajukan diri sebagai tuan rumah otomatis menempati grup sesuai lokasi stadion yang ditempati. Klub tersisa dibagi menjadi dua pot, dengan Pot 1 berisi juara provinsi, dan Pot 2 berisi berbagai klub non-juara yang ikut lolos ke Liga 4 Nasional.
Berdasarkan Surat Edaran PSSI Nomor 2152/PGD/188/V-2026, rangkaian pelaksanaan Liga 4 Nasional disusun dengan jadwal sebagai berikut:
- Babak 64 besar: 30 Mei-6 Juni 2026.
- Babak 32 besar: 9-16 Juni 2026.
- Babak 16 besar: 19-26 Juni 2026.
- Babak 8 besar: 29 Juni-5 Juli 2026.
- Semifinal: 8 Juli 2026.
- Final: 11 Juli 2026.
(edo)
Pembagian Peserta Liga 4 Nasional 2026
Grup A - Stadion Benteng Reborn Tangerang
- Villa 2000 B (DKI Jakarta)
- PS Badung (Bali)
- Persiwah Mempawah (Kalimantan Barat)
- Pesik Kuningan (Jawa Barat)
Grup B - Stadion Purnawarman Purwakarta
- Persemar Martapura (Kalimantan Selatan)
- Paya Bakung United (Sumatera Utara)
- Makassar City (Sulawesi Selatan)
- Persebi Bima (Nusa Tenggara Barat)
Grup C - Stadion Gelora Satria Banyumas
- Balikpapan FC (Kalimantan Timur)
- 757 Kepri Jaya (Kepulauan Riau)
- Panua GFC (Gorontalo)
- Cimahi United (Jawa Barat)
Grup D - Stadion Goentoer Darjono Purbalingga
- Persibangga Purbalingga (Jawa Tengah)
- Sylva Kalteng FC (Kalimantan Tengah)
- Wahana FC (Riau)
- PS Kubu Raya (Kalimantan Barat)
Grup E - Stadion Amarta Magelang
- Persma 1960 Manado (Sulawesi Utara)
- Persebri Batanghari (Jambi)
- Nathan Lebak FC (Banten)
- MRC Bulukumba (Sulawesi Selatan)
Grup F - (Belum Ditentukan), Magelang atau Solo
- PS Daygun (Nusa Tenggara Barat)
- PSN Ngada (Nusa Tenggara Timur)
- Persikotas Tasikmalaya (Jawa Barat)
- Al-Farlaky FC (Nanggroe Aceh Darussalam)
Grup G - Stadion Sultan Agung Bantul
- Unaaha FC (Sulawesi Tenggara)
- Persipegaf Pegunungan Arfak (Papua Barat)
- Persimaju Mamuju (Sulawesi Barat)
- Binjai City (Sumatera Utara)
Grup H - Stadion Mandala Krida Yogyakarta
- Mataram Utama (DI Yogyakarta)
- PSP Padang (Sumatera Barat)
- ASIOP FC (DKI Jakarta)
- Persenga Nganjuk (Jawa Timur)
Grup I - Stadion Kebogiro Boyolali
- Persebi Boyolali (Jawa Tengah)
- Persipani Paniai (Papua Tengah)
- Persika 1951 Karawang (Jawa Barat)
- Persindra Indramayu (Jawa Barat)
Grup J - Stadion Sriwedari Solo
- Wamena United (Papua Pegunungan)
- Porsiba Tanjung Enim (Sumatera Selatan)
- PSJS Jakarta Selatan (DKI Jakarta)
- Triple'S Kediri (Jawa Timur)
Grup K - Stadion UNS Solo
- Persiker Keerom (Papua)
- Celebest FC (Sulawesi Tengah)
- PS Mojokerto Putra (Jawa Timur)
- Perslotim Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat)
Grup L - Stadion Ketonggo Ngawi
- Persinga Ngawi (Jawa Timur)
- PS Tunas Muda (Bengkulu)
- Persada Sumba Barat Daya (Nusa Tenggara Timur)
- Harimau Indonesia (Banten)
Grup M - Stadion Gelora Brantas Kota Batu
- Persikoba Batu (Jawa Timur)
- TS Saiburai (Lampung)
- Persigubin Pegunungan Bintang (Papua Pegunungan)
- Persiharjo Sukoharjo (Jawa Tengah)
Grup N - Stadion R. Soedarsono Pasuruan
- Pasuruan United (Jawa Timur)
- PSAP Sigli (Nanggroe Aceh Darussalam)
- Bolsel FC (Sulawesi Utara)
- Persigar Garut (Jawa Barat)
Grup O - Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan
- Persepam Pamekasan (Jawa Timur)
- Persikos Sorong (Papua Barat Daya)
- Persak Kebumen (Jawa Tengah)
- Persipuncak Puncak Cartenz (Papua Tengah)
Grup P - Jember Sport Garden
- Persid Jember (Jawa Timur)
- Golden FC Merauke (Papua Selatan)
- Persemay Maybrat (Papua Barat Daya)
- Persena Nagekeo (Nusa Tenggara Timur)