Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Hasil Leg 2 Perempat Final UEFA Champions League Liverpool vs Paris Saint-Germain: Dan Terjadi Lagi, Kisah Lama Terulang Kembali

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 15 April 2026 | 14:20 WIB
(Dok. Liverpool FC)
(Dok. Liverpool FC)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Para suporter Liverpool boleh saja terus mengumandangkan “You’ll Never Walk Alone”, namun mereka harus berjalan pulang dengan langkah gontai dari stadion Anfield pada Rabu dinihari (15/5). Sebab sekali lagi, The Reds harus tunduk pada kuasa Paris Saint-Germain (PSG) di ajang UEFA Champions League (UCL, Liga Champions).

Dengan keadaan tertinggal 0-2 dari pertemuan pertama di Parc des Princes, Liverpool berusaha untuk membalikkan keadaan dengan bantuan dukungan suporter tuan rumah. Namun meskipun tancap gas sejak awal pertandingan dan PSG memilih menurunkan kiper pelapis mereka, Matvei Safonov, The Reds susah menembus pertahanan Les Parisiens.

Bencana ringan sedikit menghampiri Liverpool setelahg Hugo Ekitike harus ditandu keluar lapangan akibat cedera setelah sepertiga awal pertandingan berlalu. Masuknya Mohamed Salah sebagai pengganti banyak membantu daya gedor The Reds, namun masih belum ada gol yang bersarang di gawang PSG.

Sebaliknya, Les Parisiens juga kesulitan menggali pertahanan Liverpool di awal permainan. Giorgi Mamardashvili masih kuat diajak jungkir balik menyelamatkan berbagai tendangan dari Ousmane Dembele dkk.

Baik The Reds maupun Les Parisiens masih menemui jalan buntu di babak kedua. Baru seperempat jam jelang bubaran, Ousmane Dembele menemukan celah tembakan untuk mengalahkan Mamardashvili untuk menambah tabungan gol PSG.

Baca Juga: AFC Umumkan Ekspansi Kuota Untuk ACL Elite, Persib Bandung dkk. Punya Peluang Naik Kelas

Tepat di akhir waktu normal, pertahanan Liverpool yang sudah terkuras tenaganya akhirnya roboh. Mengira Ousmane Dembele berada di posisi offside, mereka lupa masih ada Bradley Barcola di seberang jalan. Barcola dengan mudah memberikan umpan untuk diterjemahkan oleh Dembele menjadi gol penyegel takdir The Reds.

Dengan ini mimpi buruk Liverpool di UCL dari musim lalu terulang kembali pada tahun ini, dan bahkan mereka tidak dapat menyeret PSG ke babak adu penalti seperti tahun lalu dengan kekalahan agregat 0-4. Selain itu, kekalahan ini juga bertepatan dengan peringatan Tragedi Hillsborough, sehingga menambah duka masyarakat Liverpool.

Sementara itu, PSG sukses memperlebar jalan untuk membuka kesempatan mempertahankan trofi mereka musim lalu. Les Parisiens bakal berhadapan dengan salah satu antara Bayern Munchen atau Real Madrid.

Meskipun baru berhasil mencetak gol di babak kedua, pelatih PSG berpandangan bahwa kunci kemenangan mereka terletak di babak pertama. “Kami mencoba lebih sering memegang bola di wilayah lawan, dan bagi saya hal tersebut merupakan bagian terbaik dari pertandingan ini,” jelasnya dalam konferensi pers pasca pertandingan, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Sementara pelatih Liverpool, Arne Slot menyayangkan banyaknya peluang anak-anak asuhnya yang terbuang. “Sekali lagi kami kedodoran dalam hal konversi peluang menjadi gol, yang mana telah membuat kami menderita sepanjang musim ini,” papar pelatih asal Norwegia tersebut. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#liverpool #Champions League #liga champions #UCL #psg