RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Siapkan fisik dan stok kopi Anda! Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen sepak bola biasa; ini adalah pesta olahraga terbesar dalam sejarah peradaban FIFA. Untuk pertama kalinya, turnamen akan berlangsung di tiga negara sekaligus, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Bagi kita di Indonesia, tantangan "begadang" akan mencapai level baru karena perbedaan zona waktu Amerika Utara yang cukup kontras. Namun, melihat skala turnamen yang membengkak menjadi 48 tim dengan total 104 pertandingan, rasa kantuk sepertinya akan kalah dengan tensi di lapangan.
1. Estadio Azteca: Saksi Bisu Tiga Generasi Sejarah
Pertandingan pembuka akan digelar pada 11 Juni 2026 di Estadio Azteca, Kota Meksiko, mempertemukan sang tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.
Pemilihan stadion ini bukan tanpa alasan. Estadio Azteca resmi mencatatkan sejarah sebagai satu-satunya stadion di dunia yang pernah menggelar laga Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda (1970, 1986, dan 2026). Ini adalah "kuil" sepak bola tempat Pele dan Maradona pernah mengangkat trofi, dan kini giliran generasi baru untuk mengukir nama mereka di sana.
2. Format 48 Tim: Lebih Banyak Drama, Lebih Banyak Laga
FIFA melakukan perombakan radikal. Dari 32 tim menjadi 48 tim, yang dibagi ke dalam 12 grup (Grup A sampai L). Inilah yang perlu Anda ketahui tentang format barunya:
-
Babak 32 Besar: Selain juara dan runner-up grup, delapan tim peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak gugur baru ini.
-
Jalan Menuju Juara: Jika sebelumnya tim semifinalis hanya bermain 7 kali, kini mereka harus melakoni total 8 pertandingan untuk sampai ke podium juara.
-
Dominasi AS: Dari total 104 laga, Amerika Serikat akan menjamu 78 pertandingan, termasuk seluruh laga dari babak perempat final hingga final. Sementara Meksiko dan Kanada masing-masing kebagian 13 laga.
Penambahan jumlah tim ini merupakan bagian dari strategi FIFA untuk memperluas akses sepak bola bagi negara berkembang. Menurut rilis resmi FIFA.com, format ini memastikan setiap tim setidaknya memainkan tiga pertandingan berkualitas tinggi, sekaligus meningkatkan pendapatan global yang nantinya didistribusikan untuk pengembangan sepak bola akar rumput di seluruh dunia.
3. Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Berikut adalah peta kekuatan 48 negara yang akan bertarung di musim panas 2026:
| Grup | Negara Anggota |
| Grup A | Meksiko, Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko |
| Grup B | Kanada, Bosnia-Herzegovina, Qatar, Swiss |
| Grup C | Brasil, Maroko, Haiti, Skotlandia |
| Grup D | Amerika Serikat, Paraguay, Australia, Turki |
| Grup E | Jerman, Curacao, Pantai Gading, Ekuador |
| Grup F | Belanda, Jepang, Swedia, Tunisia |
| Grup G | Belgia, Mesir, Iran, Selandia Baru |
| Grup H | Spanyol, Tanjung Verde, Arab Saudi, Uruguay |
| Grup I | Prancis, Senegal, Irak, Norwegia |
| Grup J | Argentina, Aljazair, Austria, Yordania |
| Grup K | Portugal, RD Kongo, Uzbekistan, Kolombia |
| Grup L | Inggris, Kroasia, Ghana, Panama |
4. Jadwal Kick-Off Pembuka (Waktu Setempat)
Jangan lewatkan momen-momen awal yang akan menentukan arah turnamen:
-
Jumat, 11 Juni 2026:
-
Meksiko vs Afrika Selatan (Stadion Mexico City/Azteca) - Pukul 20:00 (Waktu setempat) atau Sabtu, 12 Juni pukul 02:00 WIB.
-
-
Sabtu, 12 Juni 2026:
-
Kanada vs Bosnia-Herzegovina (BMO Field, Toronto).
-
Amerika Serikat vs Paraguay (SoFi Stadium, California).
-
Korea Selatan vs Republik Ceko (Stadion Guadalajara) - Pukul 09:00 WIB.
-
Siapa yang Akan Bertahan?
Dengan 104 pertandingan yang tersebar di tiga negara, faktor fisik dan kedalaman skuad akan menjadi kunci utama. Format baru ini juga menjadi panggung besar bagi pemain seperti Erling Haaland (Norwegia) atau tim kuda hitam dari Asia dan Afrika untuk membuat kejutan besar. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko