Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jelang Final FIFA Series 2026 Indonesia vs Bulgaria: Herdman Minta Garuda Curi Start, Bulgaria Awasi Beckham dan Ole

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 30 Maret 2026 | 15:30 WIB
(Dok. PSSI)
(Dok. PSSI)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Timnas Indonesia bakal menutup kegiatan pertama mereka pada tahun 2026 dengan menjalani pertandingan pamungkas FIFA Series 2026 melawan Bulgaria pada Senin malam (30/3). Benar memang tidak ada piala yang diperebutkan dalam mini turnamen persahabatan tersebut, namun pertandingan kali ini tetap menjadi laga krusial bagi kedua belah pihak.

Indonesia sendiri datang dengan penuh kepercayaan diri setelah melaksanakan pesta gol ke gawang St. Kitts dan Nevis dengan skor 4-0 pada Jumat lalu (27/3). Namun di hari yang sama Bulgaria menggergaji Kepulauan Solomon hingga menjadi butiran debu, dengan skor akhir 10-2.

Selain itu dibanding Kepulauan Solomon dan St. Kitts & Nevis, Bulgaria bukan lawan kaleng-kaleng. Memang saat ini skuad Lavovete (julukan timnas Bulgaria) tidak lagi segahar saat dibela pemain macam Dimitar Berbatov pada satu-dua sekade silam, namun dari semua peserta FIFA Series, termasuk di luar Indonesia, Bulgaria masih menjadi salah satu peserta dengan posisi ranking FIFA tinggi di urutan ke-87.

Duel kali ini juga menjadi pertemuan istimewa bagi pelatih timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov. Meskipun hanya sebentar, Dimitrov pernah berkarir di Indonesia sebagai pemain dan pelatih.

Rinciannya, pada musim 2002 dirinya datang dari Bulgaria untuk membela Persija Jakarta. Kemudian musim berikutnya, Dimitrov pindah ke Jawa Timur dan berseragam Petrokimia Gresik (sekarang Gresik United), sebelum akhirnya mengakhiri karir profesional di kampung halaman bersama Akademik Sofia.

Baca Juga: Prediksi Skor dan Lineup Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026, Cek Link Live Streaming!

Setelah pensiun pada 2005, Dimitrov menimba ilmu dengan salah satu pelatih kesayangan publik Indonesia, Ivan Kolev yang juga berasal dari Bulgaria. Dimitrov awalnya berkarir bersama Kolev sebagai asisten pelatih Persipura Jayapura, namun kemudian pada 2007 Kolev turut memboyong Dimitrov masuk ke dalam staf kepelatihan saat dirinya dipercaya sebagai nahkoda timnas Indonesia.

Sehingga dalam kesempatannya kembali ke tanah Nusantara, Dimitrov turut mengomentari keadaan sepak bola Indonesia yang telah banyak berubah. Salah satunya dengan banyak pemain naturalisasi dalam timnas.

“Waktu saya bekerja di sini dulu, pemain timnas hampir semuanya berasal dari kompetisi lokal (Liga Indonesia). Kalau sekarang mereka banyak mengandalkan naturalisasi, tapi dengan ini juga mereka punya banyak pemain bagus, bahkan ada yang bermain di liga papan atas Eropa,” jelasnya pada konferensi pers pra-pertandingan pada Minggu (29/3) sebagaimana dikutip dari laman resmi BFS (Asosiasi Sepak Bola Bulgaria).

Dimitrov sendiri menaruh perhatian khusus pada dua penggawa skuad Garuda. “Ada dua pemain yang menarik perhatian saya, yakni Beckham Putra dan Ole Romeny,” tambahnya.

Yang jelas, Dimitrov menolak meremehkan skuad Garuda, terlebih karena pelatih usia 49 tahun tersebut menganggap skuad Indonesia di bawah asuhan John Herdman sudah berbeda jauh ketimbang saat masih dilatih Patrick Kluivert.

“Apa karena kami tetap unggul karena ranking FIFA kami di atas mereka? Tidak juga, yang penting kami harus mawas diri dan menggali kelemahan Indonesia. Di bawah kepemimpinan Herdman, tim Indonesia sudah lebih baik ketimbang saat melawan Arab Saudi dan Irak,” papar Dimitrov.

Sementara itu, pelatih Indonesia John Herdman mewanti-wanti agar anak-anak asuhnya tidak terlena dengan kemenangan dari St. Kitts & Nevis, serta merapatkan barisan. Secara spesifik, pelatih asal Inggris tersebut memperingatkan agar Beckham Putra dkk. tidak sampai kecolongan start.

“Kalau kami memulai dengan lambat seperti saat melawan St. Kitts, kami bisa dihukum. Melawan tim seperti Bulgaria, kalau mereka unggul lebih dulu, mereka tahu bagaimana menutup pertandingan,” ujar Herdman.

Baca Juga: Pendaftaran Cabor Porkab Bojonegoro Ditutup Lusa: Target Pertandingkan 20 Cabor, Syarat Minimal Delapan Peserta Beda Kecamatan

Di luar lapangan hijau, Herdman mengaku terkesima dengan kehadiran suporter Garuda pada pertandingan melawan St. Kitts & Nevis. Sehingga dirinya juga meminta agar tribun Stadion Gelora Bung Karno kembali penuh untuk memberi motivasi kepada penggawa timnas.

“Kami sangat merasakan dan mengambil energi dari para suporter. Kami butuh mereka untuk membantu kami. Bulgaria adalah tim kuat, jadi kami berharap suporter bisa memberikan tekanan kepada lawan dan energi untuk kami,” tambah Herdman.

Baik Indonesia maupun Bulgaria sama-sama bakal minus satu pemain pada pertandingan kali ini akibat cedera dari laga sebelumnya. Dari kubu Garuda, Mauro Zijlstra bakal diparkir setelah menderita cedera paha dan bakal digantikan oleh Jens Raven. Panggilan ini juga menjadi debut Jens di tingkat senior. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#timnas bulgaria #aleksandar dimitrov #st. kitts & nevis #gelora bung karno #Kepulauan Solomon #indonesia #bulgaria #Timnas India #persahabatan #John Herdman #ole romeny #FIFA Series #ranking fifa #Beckham Putra