RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pengendara motor dan mobil yang melewati Jalan Dr. Soetomo Bojonegoro selalu menengok ke arah barat kemarin (17/3). Para pengendara tersebut penasaran dengan mural bertulis Ultras Persibo jingga yang mencolok. Berpadu dengan mural kepala naga di tembok samping jalan.
Mural tersebut dibuat salah satu elemen suporter Persibo, Drago Tifoso Curva Nord (DTCN). Mural yang dibuat pada Sabtu (14/3) malam itu menjadi perayaan kecil ulang tahun klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro ke 77 tahun.
Juga bentuk kritik dan sindiran ke manajemen hingga pemerintah kabupaten (pemkab) yang tak menggelar perayaan.
Sekretaris Jendral (Sekjend) DTCN Candra Aditya mengatakan, pembuatan mural ini salah satunya mengingatkan kembali ke masyarakat Bojonegoro, bahwa klub sepak bola lokal Bojonegoro masih ada, yaitu Persibo Bojonegoro.
Candra menjelaskan mural ini bertema don't play with our pride. Artinya jangan main main dengan harga diri kami, Persibo. Terlebih di momentum hari jadi nya ke 77 tahun The Giant Killer tahun ini tanpa perayaan apapun. Baik dari manajemen maupun pemimpin daerah.
‘’Ini wujud , eforia kecil , perayaan kecil kami untuk sang kebanggaan,” ungkapnya.
Menurut Candra mural terdiri dari gambar naga dan bertulis Ultras Persibo. Juga memiliki makna. Naga melambangkan kekuatan atau penjaga, melindungi. Adanya naga harga diri dan nama besar Persibo dijaga dan diberi kekuatan dalam menghadapi hal apapun.
Sementara Ultras Persibo menjadi simbol DTCN yang merupakan salah satu suporter dengan budaya ultras. Sebuah identitas tersendiri dari temen-temen dalam berserikat.
Candra mengaku dengan mural tersebut masyarakat Bojonegoro bisa lebih mengenal dan bergairah lagi mendukung Persibo. Juga tidak berhenti berbicara, membahas, dan bergerak yang berkaitan dengan klub bermarkas di Stadion Letjend Soedirman (SLS) tersebut. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana