RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Meskipun masa depannya sendiri belum dipagari dengan kontrak baru, Luciano Spalletti tampaknya tidak ragu untuk mengambil langkah tegas di Juventus.
Kami mengamati bahwa sisa musim ini akan menjadi panggung penghakiman bagi sejumlah pemain bintang.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa Spalletti sedang melakukan evaluasi besar-besaran, dan beberapa nama mulai tersisih dari rencana masa depannya.
Juventus saat ini berada dalam tekanan besar. Fokus utama mereka adalah mengamankan tiket empat besar demi membiayai rencana ambisius di bursa transfer musim panas mendatang.
Baca Juga: Manchester United Siap Bajak Liam Delap dari Chelsea Usai Gagal Gaet Khephren Thuram dari Juventus
Jika gagal, "Si Nyonya Tua" terancam harus mengorbankan aset berharga mereka untuk menyeimbangkan neraca keuangan.
Bintang yang Terpinggirkan: Teka-teki Lois Openda
Salah satu situasi yang paling mencolok mata kami adalah nasib Lois Openda. Meskipun Juventus sedang krisis penyerang akibat absennya Jonathan David, Openda justru diparkir saat melawan Galatasaray.
Statistiknya pun memprihatinkan: ia hanya mencicipi 87 menit bermain dalam delapan laga terakhir.
Kian jelas bagi kami bahwa Openda bukan lagi pilihan utama. Bahkan, jika Dusan Vlahovic kembali bugar, posisi Jonathan David pun belum tentu aman di bawah skema Spalletti yang menuntut kesempurnaan taktis.
Baca Juga: Khephren Thuram Pilih Setia di Juventus, MU dan Liverpool Terpaksa Gigit Jari!
Daftar Merah Spalletti: Dari Kiper Hingga Lini Belakang
Keraguan Spalletti ternyata merembet ke sektor lain. Beberapa pemain yang sebelumnya dianggap tak tergantikan kini mulai dipertanyakan kredibilitasnya:
-
Michele Di Gregorio: Kiper utama ini berada dalam sorotan tajam setelah melakukan beberapa blunder di momen-momen krusial.
-
Federico Gatti: Meski merupakan anak didik Spalletti di timnas Italia, karakteristik Gatti tampaknya mulai tidak selaras dengan visi taktis Juventus saat ini.
-
Lloyd Kelly & Juan Cabal: Kelly gagal memenuhi ekspektasi di peran krusial, sementara Cabal kesulitan menunjukkan konsistensi dalam penampilannya belakangan ini.
-
Pemain Muda Terlupakan: Edon Zhegrova dan Vasilije Adzic hampir tidak pernah menginjakkan kaki di lapangan hijau, menandakan mereka mungkin tidak masuk dalam proyek jangka panjang.
Risiko Besar di Balik Ambisi Rombak Skuad
Menurut pandangan kami, kelemahan utama Juventus saat ini adalah jurang kualitas yang terlalu lebar antara pemain inti dan pelapis.
Baca Juga: Manchester United Kirim Mata-Mata demi Angkut 'Wonderkid' Juventus dan Raja Assist Inter Milan!
Spalletti sedang mencoba memperbaiki hal ini dengan tangan besi. Namun, strategi ini sangat berisiko.
Jika ia gagal membawa Juve ke zona Liga Champions, rencana besar untuk merombak skuad akan runtuh karena keterbatasan dana.
Juventus dikenal memiliki sejarah "cepat memecat" pelatih jika target tidak tercapai. Spalletti harus membuktikan bahwa keputusannya menyingkirkan nama-nama seperti Openda adalah langkah tepat untuk meraih hasil instan. Tanpa tiket Eropa, musim panas 2026 bisa menjadi eksodus besar-besaran di Turin.
Baca Juga: Juventus Menggila, Emil Audero Alami Malam Berat Usai Dibobol Lima Gol
Mampukah Spalletti menyatukan kembali skuad yang retak ini demi empat besar, ataukah pembersihan skuad ini justru akan menjadi bumerang bagi kariernya di Turin? (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko