RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Peralihan penuh kepemilikan MotoGP dari Dorna Sports ke Liberty Media ditandai dengan gebrakan agresif, namun juga kontroversial. Pada Kamis siang (19/2) Liberty Media atas nama MotoGP Sports Entertainment Group (SEG) mengumumkan kepindahan gelaran GP Australia dari sirkuit Phillip Island ke jalanan kota Adelaide mulai musim 2027 mendatang.
Kesepakatan tersebut tercapai berkat negosiasi kilat antara Liberty dengan pemerintah negara bagian South Australia. Sebelumnya, negosiasi serupa antara Liberty dengan pemerintah negara bagian Victoria, tempat Phillip Island berada, dinyatakan gagal sehari sebelumnya (18/2).
Menurut laporan Crash.net, kontrak pemerintah Victoria dengan MotoGP untuk menggelar GP Australia di Phillip Island berakhir pada tahun ini. Dalam negosiasi perpanjangan kontrak, MotoGP SEG mengajukan pemindahan lokasi balap dari Phillip Island, yang berada di wilayah suaka margasatwa Pulau Phillip, ke taman kota Albert Park di kota Melbourne, yang terkenal sebagai tuan rumah GP Australia untuk Formula 1.
Argumen MotoGP SEG, jumlah penonton di Phillip Island merupakan salah satu yang paling sedikit diantara gelaran seri lain. Namun pada Rabu, pemerintah Victoria menyatakan menolak proposal tersebut dan ngotot agar Phillip Island tetap menjadi tuan rumah GP Australia.
“GP Australia dan sirkuit Phillip Island merupakan suatu kesatuan tak terpisahkan, dan gelaran MotoGP di sirkuit Phillip Island mendatangkan puluhan ribu pengunjung ke Pulau Phillip setiap tahunnya dengan dampak ekonomi dan pariwisata signifikan. Sehingga kami menolak proposal pemindahan balapan dari Phillip Island ke Albert Park,” bunyi pernyataan resmi pemerintahan pada Rabu.
Kurang dari sehari setelah penolakan tersebut, pemerintahan South Australia langsung mengirimkan proposal tandingan. Rumor awal ramai beredar bahwa MotoGP bakal boyongan ke sirkuit permanen milik negara bagian tersebut, yakni The Bend Motorsports Park yang juga pernah dipakai ajang World Superbike.
Namun secara mengejutkan, MotoGP SEG dan pemerintahan South Australia sepakat untuk membawa gelaran MotoGP ke pusat kota Adelaide mulai 2027 hingga 2032 mendatang. Hal ini juga berarti Australia bakal menjadi tuan rumah balap sirkuit jalanan pertama dalam sejarah MotoGP.
“Membawa MotoGP ke Adelaide menandai tonggak penting dalam evolusi kejuaraan kami. Kota ini memiliki reputasi kelas dunia dalam menyelenggarakan acara olahraga besar, dan kesempatan untuk merancang sirkuit khusus di jalanan kota adalah sesuatu yang benar-benar unik dalam olahraga kami,” ujar Chief Sporting Officer MotoGP, Carlos Ezpeleta dalam pernyataan resmi MotoGP.
Sirkuit jalanan Adelaide merupakan salah satu sirkuit jalanan yang kental dengan sejarah motorsport, namun riwayat sirkuit tersebut diisi oleh balap mobil alih-alih balap motor. Adelaide pernah menjadi tuan rumah Formula 1 sejak 1985 hingga 1995, sebelum kemudian menjadi salah satu sirkuit ikonik dalam kejuaraan nasional paling populer setempat, Australian Supercars Championship.
Sirkuit Adelaide terkenal sebagai sirkuit kecepatan tinggi yang menuntut pembalap bertindak agresif dalam berkendara. Tikungan pertama sirkuit tersebut, Senna Chicane terkenal dengan pemandangan para pembalap melompati pinggiran sirkuit untuk menempuh jalur optimal, sementara para penonton juga dapat menikmati duel kecepatan tinggi dari Jalan Rundle (saat ini dipotong ke Jalan Bartels untuk Supercars) hingga ujung jalan Dequetteville Terrace.
Selain itu, terutama untuk ajang Supercars dan Improved Production, Adelaide terkenal sebagai lokasi pasar senggol balap mobil. Tak jarang para pembalap terpaksa saling banting pintu dan adu jotos di berbagai tikungan di antara Jalan Wakefield dan Jalan Bartels, memanfaatkan hakikat jenis mobil balap yang memang cocok diajak beradu bodi.
Rencananya, MotoGP akan mengadopsi kembali layout sirkuit untuk Formula 1, yang melewati Jalan Rundle alih-alih Jalan Bartels. Sehingga panjang sirkuit juga bakal lebih panjang ketimbang yang digunakan oleh Supercars saat ini, yakni sepanjang 4,195 kilometer dengan 18 tikungan.
Denah sirkuit yang dipublikasikan oleh MotoGP SEG juga mengindikasikan adanya renovasi besar-besaran di wilayah permanen sirkuit, yang berada di taman kota setempat, Victoria Park. Jika sebelumnya garis start-finish berada di antara tikungan Mistral dan Senna Chicane, rencananya garis start-finish bakal digeser menjadi sebelum tikungan Mistral.
Disinggung mengenai keselamatan para pembalap di sirkuit jalanan yang dipenuhi dengan dinding dan nyaris tanpa area untuk menampung pembalap yang jatuh, Carlos hanya dapat menjamin sirkuit akan memenuhi standar terkini.
“Bersama dengan FIM, kami memastikan bahwa keselamatan tetap terjaga. Setiap elemen Adelaide Street Circuit telah dirancang untuk memenuhi standar tertinggi MotoGP modern, memastikan para pembalap dapat balapan dengan intensitas penuh dan penuh percaya diri,” papar Carlos.
Tentu, balap motor di sirkuit jalanan bukan merupakan hal baru bagi pecinta balap motor, namun balap dengan format tersebut juga terkenal dengan mara bahaya yang dihadapi oleh pembalap yang melintasinya. Saat ini padanan yang paling dekat dengan rencana sirkuit Adelaide adalah Sirkuit Guia Macau, yang menggelar Macau TT setiap tahunnya untuk motor kategori superbike. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana