RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – John Herdman tidak datang sendirian untuk menyambut jabatan barunya sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Selasa (13/1). Selain turut membawa sanak keluarga, dirinya juga sudah menunjuk asisten pelatih sebagai bagian pertama dari staf kepelatihannya.
Posisi asisten pelatih dipercayakan kepada kawan lamanya, Cesar Meylan. Sama seperti Herdman, Cesar juga boyongan jauh-jauh dari Kanada ke Indonesia.
Mengutip dari laman Kita Garuda dan rilis resmi PSSI, Cesar sudah lama berperan sebagai tangan kanan Herdman. Pria kelahrian Swiss tersebut memiliki latar belakang yang sama dengan Herdman, yakni sebagai lulusan pendidikan ilmu olahraga.
Cesar pertama kali berdampingan dengan Herdman di Selandia Baru pada 2010, saat timnas putri negara tersebut sedang berjuang menuju Piala Dunia Putri 2011 dan Cesar menyelesaikan studi doktorat ilmu olahraga di Auckland University of Technology. Pria kelahiran kota Lausanne tersebut ditunjuk sebagai pelatih kebugaran dalam jajaran kepelatihan Herdman.
Kemudian usai Piala Dunia Putri 2011, Herdman menerima pekerjaan sebagai pelatih timnas putri Kanada. Cesar juga ikut serta pindah ke negara yang terkenal dengan iklim dingin tersebut, dan kembali menjabat sebagai pelatih kebugaran.
Cesar juga kembali dipercaya oleh Herdman ketika dirinya berpindah ke sektor putra pada 2018, juga bersama Kanada. Bahkan setelah Herdman undur diri dari Timnas Kanada, dirinya juga pada akhirnya ikut ditarik keluar dan bergabung dengan Toronto FC.
Hanya saja, Cesar bertahan lebih lama dalam klub peserta MLS (Liga Amerika Serikat) tersebut. Herdman hanya bertahan semusim hingga 2024 sebelum memutuskan undur diri, sementara Cesar masih menjadi pelatih kebugaran Toronto FC hingga musim lalu.
Di luar lapangan hijau, Cesar juga bekerja sebagai dosen ilmu olahraga di University of British Columbia. Hingga saat ini, dirinya juga tinggal cukup dekat dengan kampus utama universitas tersebut, yang terletak di kota Vancouver.
“Dalam filosofi kepelatihan Herdman, Meylan berperan penting menyelaraskan identitas taktik dengan kesiapan fisik pemain, memastikan setiap strategi dapat dieksekusi secara maksimal di lapangan. Ia dikenal mampu membangun lingkungan high performance yang menekankan disiplin, inklusivitas, dan peningkatan berkelanjutan,” bunyi rilis resmi PSSI.
Tentu sebagai tangan kanan Herdman, Cesar juga menikmati kesuksesan yang sama dengannya. Mulai dari juara Piala Dunia Putri bersama Selandia Baru hingga ikut meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022.
Selain itu, dirinya juga menerima anugerah Canada Sport Scientist of the Year alias ilmuwan olahraga terbaik 2021 dari badan Sport Scientists Canada. Mengutip halaman LinkedIn pribadinya, pria yang hobi bermain sepak bola dan ski tersebut juga membukukan 35 jurnal penelitian ilmiah di bidang ilmu olahraga hingga 2023 silam. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana