Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Juventus Menggila, Emil Audero Alami Malam Berat Usai Dibobol Lima Gol

Hakam Alghivari • Selasa, 13 Januari 2026 | 06:05 WIB
Juventus menggila di kandang sendiri, Cremonese dihajar 5 gol tanpa balas.
Juventus menggila di kandang sendiri, Cremonese dihajar 5 gol tanpa balas.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Juventus tampil perkasa saat menjamu Cremonese di Allianz Stadium, Senin (13/1/2026) dini hari WIB.

Kemenangan telak 5-0 membawa Bianconeri naik ke empat besar klasemen Serie A, sekaligus menghadirkan malam sulit bagi Emil Audero, kiper Cremonese yang kini memperkuat Timnas Indonesia.

Sejak peluit awal dibunyikan, Juventus langsung mengambil alih kendali permainan. Tekanan demi tekanan membuat lini belakang Cremonese bekerja keras, dengan Audero menjadi sosok yang paling sibuk di bawah mistar.

Gol pertama Juventus tercipta pada menit ke-12 melalui Bremer, yang berada di posisi tepat untuk meneruskan bola hasil kemelut di depan gawang. Tiga menit kemudian, Jonathan David menggandakan keunggulan lewat serangan balik cepat yang tak mampu dibendung pertahanan Cremonese.

Harapan tim tamu sempat muncul ketika mereka mendapat penalti pada menit ke-27. Namun keputusan itu dianulir setelah tinjauan VAR. Pelatih Cremonese, Davide Nicola, bereaksi keras dan harus meninggalkan lapangan usai menerima kartu merah. Situasi semakin tidak menguntungkan ketika Juventus justru mendapat penalti tak lama berselang.

Kenan Yildiz gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna karena tembakannya ditepis Audero dan membentur tiang. Namun, bola muntah langsung disambar Yildiz sendiri untuk mengubah skor menjadi 3-0 menjelang turun minum.

Memasuki babak kedua, Cremonese masih kesulitan keluar dari tekanan. Gol keempat Juventus lahir dari situasi silang Weston McKennie yang berujung gol bunuh diri pemain belakang Cremonese. McKennie kemudian menutup pesta gol tuan rumah lewat sundulan keras yang kembali membuat Audero harus memungut bola dari gawangnya.

Secara statistik, dominasi Juventus sangat jelas. Mereka melepaskan 18 tembakan dengan 11 di antaranya mengarah ke gawang dan mencatat expected goals sebesar 3,38. Cremonese hanya mampu menciptakan 0,91 xG dengan dua tembakan tepat sasaran dari sembilan percobaan, angka yang mencerminkan betapa beratnya tekanan yang dihadapi Audero sepanjang pertandingan.

Bagi Juventus, kemenangan ini sangat penting karena Inter, AC Milan, dan Napoli gagal meraih poin penuh pada pekan yang sama. Anak asuh Luciano Spalletti pun sukses memanfaatkan situasi untuk merangsek ke papan atas dan terus menjaga momentum positif.

Sementara itu, bagi Emil Audero, laga ini menjadi ujian yang tidak mudah. Kebobolan lima gol jelas bukan catatan yang diinginkan, namun rapuhnya pertahanan Cremonese membuat beban sang kiper berlipat ganda. Laga ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, penjaga gawang kerap berada di garis depan saat sebuah tim kehilangan keseimbangan permainan. (kam/bgs) 

Editor : Hakam Alghivari
#juventus #cremonese #allianz arena #emil audero #serie a