Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kasus Tendangan Kungfu Liga 4 Jatim Selesai di Meja Komdis PSSI, Pemain PS Putra Jaya Dilarang Bertanding Seumur Hidup

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 7 Januari 2026 | 18:30 WIB
Tangkapan layar ketika Hilmi Gimnastiar menendang Firman Nugraha dalam pertandingan Liga 4 Jatim Senin (5/1). (Dok. PSSI Jatim)
Tangkapan layar ketika Hilmi Gimnastiar menendang Firman Nugraha dalam pertandingan Liga 4 Jatim Senin (5/1). (Dok. PSSI Jatim)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kasus kekerasan antarpemain dalam gelaran Liga 4 Jawa Timru langsung terselesaikan di meja komite disiplin (Komdis) PSSI Jatim pada Selasa sore (6/1). Sesuai anjuran dari Komdis PSSI pusat, hukuman berat dijatuhkan atas insiden tersebut.

Sebelumnya dalam pertandingan 32 besar Liga 4 Jatim antara PS Putra Jaya Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung pada Senin (5/1), salah satu pemain PS Putra Jaya, Hilmi Gimnastiar diusir dari lapangan setelah menendang dengan keras pemain bertahan Perseta 1970, Firman Nugraha. Saking kerasnya tendangan tersebut, Firman diketahui mengalami retak tulang rusuk dan dibawa ke rumah sakit.

Keesokan paginya, Hilmi langsung dikeluarkan oleh manajemen klub atas insiden tersebut. Menariknya, admin media sosial PS Putra Jaya juga ikut jadi korban pemecatan karena memuat unggahan bernada merendahkan menanggapi insiden tersebut.

“Kami memutuskan melakukan pemberhentian kerja pada Hilmi karena tindakan yang tidak sesuai dengan asas fair play, dan menyalahi koridor aturan sepak bola dengan bertindak kasar pada lawan. Kami juga meminta maaf pada semua pihak, khususnya Perseta 1970,” jelas Ketua Harian PS Putra Jaya, Gaung Andaka Purbangkara dalam pernyataan resmi klub pada Selasa.

Siang harinya, Komdis PSSI Jatim langsung menangani kasus tersebut. Hasilnya, sesuai Surat Keputusan Nomor 001/Komdis/PSSI-JTM/I/2026 yang terbit sore harinya, Hilmi dinyatakan dilarang bermain sepak bola seumur hidup, plus dikenai denda Rp 2,5 juta. Pun demikian Hilmi masih dapat mengajukan banding.

Ketua Komdis PSSI Jatim, Samiadji Makin Rahmat menjelaskan, komdis menjatuhkan hukuman tersebut sesuai luka dan cedera yang dialami oleh Firman. Selain itu, Hilmi juga dihadirkan dalam sidang komdis.

“Yang bersangkutan menjelaskan, dia terprovokasi oleh Saudara Firman, namun tindakannya tetap keterlaluan dan mencederai asas sportivitas. Sehingga hukuman berat yang kami berikan juga sebagai efek jera dan pengingat agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama. Ini sepak bola, bukan bela diri,” jelas Rahmat kepada Jawa Pos pada Rabu (7/1).

Firman sendiri membantah tuduhan provokasi tersebut, dan menduga Hilmi hanya merasa frustrasi karena sudah tertinggal jauh dalam pertandingan tersebut. Sebagai catatan, saat tendangan terjadi, PS Putra Jaya sudah tertinggal 0-4 dari Perseta 1970.

“Tidak ada masalah apa pun. Saya juga tidak pernah ada niat mencederai dia. Mungkin karena tensi pertandingan tinggi, tapi itu berarti dia tidak respek terhadap sesama pemain ” ungkap pemain senior tersebut.

Selain itu, Firman juga menyatakan ingin menyelesaikan masalah dengan Hilmi secara pribadi. Terlebih Firman harus absen bertanding setidaknya sebulan atas pertandingan tersebut, dan dirinya tetap yakin bahwa Hilmi tidak beritikad baik saat meminta maaf usai pertandingan.

“Saya tidak puas karena dia minta maafnya hanya begitu, sedangkan saya ada keretakan di dada dan harus istirahat satu bulan,” bebernya.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan 7-2 untuk Perseta 1970, namun sebagaimana telah disebutkan mereka terpaksa kehilangan Firman dalam waktu cukup lama. Perseta 1970 saat ini berada di peringkat ketiga klasemen Grup CC, dan PS Putra Jaya tepat berada di belakang mereka tanpa satu poin pun. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Komdis PSSI Jatim #Jawa Timur #Liga 4 Jawa Timur #Hilmi Gimnastiar #komdis pssi #Liga 4 Jatim #Sepak Bola #Perseta 1970 Tulungagung #Jatim #firman nugraha #PS Putra Jaya #pssi jatim #PSSI #Perseta 1970