RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nampaknya tidak butuh waktu lama bagi Chelsea untuk menemukan nahkoda baru di kursi kepelatihan. Usai secara mengejutkan menendang Enzo Maresca dari kamar ganti Stamford Bridge, sesuai banyak rumor yang bereda mereka langsung mengalihkan pandangan ke pelatih RC Strasbourg, Liam Rosenior.
Bahkan pada Selasa (6/1) Liam mengaku sudah sepakat untuk menjadi pelatih baru Cole Palmer dkk., dan tinggal menanti pengumuman resmi. Benar saja, pada Selasa sore WIB Chelsea resmi menunjuk pelatih yang baru sekali menginjakkan kaki ke luar Britania Raya tersebut.
“Saya merasa terhormat menerima keperjaan baru sebagai pelatih Chelsea, klub dengan semangat membara dan tradisi membawa pulang piala. Pekerjaan saya kini adalah menjaga budaya tersebut dan menciptakan klub yang menampilkan kualoitas tersebut,” ungkap Liam dalam rilis resmi klub.
Uniknya, sebagaimana telah disebutkan, Liam membocorkan kesepakatan tersebut beberapa jam sebelum The Blues resmi membenarkan kedatangan Liam ke Stamford Bridge. “Karena saya peduli dengan klub lama saya, dan saya merasa sudah saatnya menjawab pertanyaan yang ada,” jelas Liam sebagaimana dikutip dari BBC.
Menurut BBC, Liam tidak datang sendiri, dan membawa seluruh staf pelatih pimpinannya dari Strasbourg. Saat ini dua asisten pelatih, Kalifa Cisse dan Justin Walker, serta analis Ben Warner juga akan boyongan ke London.
“Tentu susah untuk menolak kesempatan bergabung dengan klub besar seperti Chelsea, apalagi setelah mereka jadi juara Piala Dunia Antarklub. Saya cinta Strasbourg sepenuh hati dan selamanya, tapi saya tidak dapat menolak tawaran Chelsea,” tambah pelatih yang juga warga asli London tersebut.
Liam baru setahun memimpin RC Strasbourg di Ligue 1 (Liga Perancis) sebelum Chelsea mengirim tawaran sebagai pelatih baru mereka. Bersama Strasbourg, Liam hanya finish di urutan ke-7 Ligue 1 musim lalu, namun cukup untuk menghadiahkan tiket UEFA Conference League untuk klub asal wilayah Alsace tersebut.
Kebetulan, Strasbourg dan Chelsea sama-sama dimiliki oleh Todd Boehly, sehingga tidak perlu waktu lama bagi The Blues untuk menyusun daftar kandidat pelatih. Sebelum meninggalkan Strasbourg, Liam sedang terjebak dalam krisis poin selama lima pertandingan, dan ditahan 1-1 oleh OC Nice sebelum terbang ke London.
Selama karirnya sebagai pemain dan pelatih, Liam baru sekali meninggalkan Inggris, yakni saat menjabat sebagai pelatih RC Strasbourg. Semasa aktif sebagai pemain, Liam mondar-mandir antara Premier League dan berbagai kasta di bawahnya, dan mengakhiri karir di Brighton & Hove Albion pada 2018.
Setahun setelahnya, Liam menjadi pelatih kelompok usia Brighton, sebelum menjalani debut senior sebagai pelatih Derby County di masa pandemi, termasuk menjadi asisten Wayne Rooney. Pada 2022, Liam menerima tawaran sebagai pelatih Hull City, dan berkarir sebanyak dua musim sebelum pindah ke Strasbourg. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana