RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Peta persaingan film terlaris di Indonesia sedang dalam fase paling panas dalam satu dekade terakhir. Setelah dipastikan menyalip KKN di Desa Penari (10.061.033 penonton) tepat pada libur Tahun Baru hari ini, Kamis (1/1/2026), film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku kini menghadapi dua tembok raksasa terakhir.
Target terdekat adalah sesama film rilisan 2025, Jumbo (10.233.002 penonton), dan target pamungkas alias "Raja Terakhir" box office Indonesia sepanjang masa: Avengers: Endgame (10.976.338 penonton).
Dengan masa tayang yang sudah memasuki hari ke-36 (rilis 27 November 2025), apakah napas Bene Dion, Indra Jegel, Boris Bokir, dan Oki Rengga masih cukup panjang untuk mencetak sejarah baru? Mari kita bedah datanya.
1. Target Pertama: Menggeser 'Jumbo' (10,2 Juta Penonton)
Target paling realistis dan sangat mungkin dicapai dalam waktu dekat adalah menggeser film animasi Jumbo.
-
Posisi Saat Ini (Estimasi 1 Januari 2026): ~10.070.000+ penonton (Asumsi setelah menyalip KKN di Desa Penari).
-
Selisih dengan Jumbo: Sekitar 163.000 penonton.
-
Analisis Tren: Berdasarkan data bahwa jumlah showtime (layar) Agak Laen: Menyala Pantiku hanya turun 18% dan prediksi penonton harian masih di angka 50.000++ per hari selama masa sisa libur sekolah dan tahun baru, maka matematika sederhananya adalah:
163.000 (selisih) / 50.000 (rerata harian)= 3,2 harI
Prediksi: Agak Laen: Menyala Pantiku diprediksi akan menyalip Jumbo dan menahbiskan diri sebagai Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa Nomor 1 pada akhir pekan pertama Januari 2026 (sekitar tanggal 4-5 Januari 2026). Momentum liburan yang masih tersisa menjadi bahan bakar utama untuk menutup celah yang relatif tipis ini.
2. Target Utama: 'Avengers: Endgame' (10,9 Juta Penonton)
Inilah tantangan sesungguhnya. Mengalahkan Avengers: Endgame bukan hanya soal mengalahkan film lain, tapi melawan "hukum alam" siklus bioskop.
Baca Juga: Akhir Pekan Mau ke Bioskop? Ini 5 Film Box Office dengan Cerita Paling Menarik Ditonton
-
Selisih dengan Endgame: Sekitar 900.000 - 950.000 penonton (dari posisi per 1 Januari 2026).
-
Tantangan Utama: Film ini sudah tayang lebih dari satu bulan. Secara alami, okupansi bioskop akan menurun drastis setelah masa liburan usai (mulai 6 Januari 2026 saat aktivitas sekolah dan kerja kembali normal).
Skenario Optimis: Untuk mengejar angka 10,9 juta, Agak Laen: Menyala Pantiku membutuhkan stamina maraton.
-
Retention Rate: Film ini harus menjaga jumlah penonton harian tidak anjlok di bawah 15.000 - 20.000 penonton saat hari kerja (weekdays) di bulan Januari.
-
Layar Bioskop: Pihak eksibitor (XXI, CGV, Cinepolis) harus mempertahankan layar Agak Laen dari gempuran film-film baru Januari 2026. Mengingat film ini masih menghasilkan uang ("Menyala"), kemungkinan layar dipertahankan cukup besar.
-
Faktor "Re-watch": Genre komedi memiliki keunggulan dibanding horor, yaitu replay value (nilai tonton ulang) yang tinggi. Jika tren "nonton bareng" (nobar) komunitas masih berjalan, angka 900.000 itu bisa dicicil dalam 3-4 minggu ke depan.
Skenario Pesimis: Jika setelah tanggal 5 Januari 2026 penonton harian turun drastis ke angka di bawah 10.000 per hari, maka Agak Laen: Menyala Pantiku kemungkinan akan finish di angka 10,5 - 10,7 Juta penonton. Angka yang fantastis, namun "hanya" cukup untuk menjadi Film Indonesia Terlaris, bukan Film Terlaris Sepanjang Masa di Indonesia (All-Time Box Office).
Faktor X: Tidak Adanya Kompetitor Besar
Keuntungan besar bagi Agak Laen: Menyala Pantiku adalah peta rilis film di awal Januari 2026 yang relatif tenang dari blockbuster Hollywood maupun lokal yang selevel. Ini memberikan "napas buatan" bagi film ini untuk terus tayang di layar-layar utama lebih lama dari biasanya.
Kesimpulan: Bisa Menyalip?
Berdasarkan analisis data di atas:
-
Melawan Jumbo: SANGAT BISA. Peluangnya di atas 90%. Hanya masalah waktu (dalam hitungan hari) sebelum Agak Laen: Menyala Pantiku mengambil alih mahkota film nasional terlaris.
-
Melawan Avengers: Endgame: 50:50. Peluangnya cukup berat karena membutuhkan hampir 1 juta penonton tambahan di bulan kedua penayangan. Namun, dengan basis penggemar yang fanatik dan tren penurunan layar yang minim (hanya 18%), pasukan "Agak Laen" punya peluang tipis namun nyata untuk menumbangkan Thanos.
Jika Agak Laen: Menyala Pantiku berhasil bertahan di bioskop hingga akhir Januari 2026 dengan performa stabil, sejarah baru akan tercipta: Sebuah film komedi lokal berhasil mengalahkan puncaknya sinema superhero global di tanah air sendiri.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda akan menjadi salah satu dari 900.000 penonton yang dibutuhkan untuk menumbangkan rekor Endgame? (bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko