Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Persib Bandung Tantang Ratchaburi di 16 Besar ACL Two, Bojan Hodak Santai

Hakam Alghivari • Rabu, 31 Desember 2025 | 00:54 WIB

 

Bojan Hodak santai.
Bojan Hodak santai.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Persib Bandung kembali menegaskan ambisinya di panggung Asia. Setelah melalui fase grup yang ketat, Maung Bandung resmi melangkah ke babak 16 Besar AFC Champions League (ACL) Two 2025/26, membawa serta optimisme dan kepercayaan diri tinggi sebagai juara Grup G.

Hasil undian yang digelar Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di AFC House, Kuala Lumpur, Selasa (30/12/2025), mempertemukan Persib dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC, yang lolos sebagai runner-up grup. Laga ini dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026, dalam format kandang dan tandang.

Lolos dari Grup Neraka, Persib Tidak Sekadar Pelengkap

Persib melaju ke fase gugur dengan status pemuncak grup, mengoleksi 13 poin dari persaingan ketat di Grup G. Catatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa klub asal Bandung itu bukan sekadar peserta, melainkan kandidat serius di turnamen kasta kedua Asia tersebut.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, sejak awal menyadari bahwa siapa pun calon lawan di 16 besar akan menghadirkan tantangan tersendiri. Sebelum undian dilakukan, Hodak menyebut tiga kemungkinan lawan dari Asia Timur dan Asia Tenggara.

Secara realistis, lawan terkuat di zona timur adalah Pohang Steelers. Sedangkan, Ratchaburi dan Cong An Ha Noi cukup bisa mengimbangi. "Tapi saya rasa, kami bisa bertarung menghadapi siapa pun,” ujar Hodak.

Undian akhirnya membawa Persib ke jalur Asia Tenggara, menghadapi Ratchaburi, klub yang mengumpulkan sembilan poin di fase grup. Secara statistik, Persib unggul, tetapi Hodak menegaskan bahwa fase gugur selalu menghadirkan dinamika berbeda.

Ratchaburi Bukan Lawan Asing, Tapi Tak Bisa Diremehkan

Ratchaburi dikenal sebagai tim Thailand dengan transisi cepat dan disiplin taktik yang kuat. Meski kalah secara perolehan poin dari Persib di fase grup masing-masing, wakil Thai League itu kerap merepotkan lawan lewat permainan direct dan agresif.

Namun, Persib memiliki modal penting yang tak dimiliki banyak klub Asia Tenggara lain: atmosfer stadion dan dukungan suporter. Hodak menilai faktor ini bisa menjadi pembeda krusial, terutama saat laga kandang.

“Saya hanya bisa katakan, ketika kondisi stadion penuh, tidak akan mudah bagi lawan,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.

Dalam beberapa laga internasional terakhir, Persib memang menunjukkan peningkatan signifikan saat bermain di hadapan Bobotoh. Tekanan psikologis kepada tim tamu kerap muncul sejak menit awal.

Jalan Panjang Menuju Final Asia

Babak 16 besar ACL Two 2025/26 akan digelar pada Februari 2026, disusul perempat final pada Maret dan semifinal pada April. Puncak turnamen akan berlangsung pada 16 Mei 2026, dengan format final satu leg yang mempertemukan wakil Barat dan Timur Asia.

Bagi Persib, duel melawan Ratchaburi bukan hanya soal lolos ke perempat final, tetapi juga momentum untuk menegaskan posisi klub Indonesia di level Asia. Dengan komposisi skuad yang semakin matang, pengalaman Hodak di kompetisi kontinental, serta dukungan masif Bobotoh, Maung Bandung punya alasan kuat untuk bermimpi lebih jauh.

Asia kini bukan hanya panggung pembelajaran bagi Persib, melainkan arena pembuktian. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#acl two #bojan hodak #16 besar #Ratchaburi #persib bandung