RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persija Jakarta akan kembali melanjutkan kiprahnya di BRI Super League 2025/26 setelah jeda hampir satu bulan.
Macan Kemayoran dijadwalkan menantang tuan rumah Semen Padang FC pada Senin (22/12) malam di Stadion Haji Agus Salim, Padang. Sesuai jadwal, kick off akan dimulai pukul 19.00 WIB.
Laga ini menjadi ujian penting bagi Persija untuk menjaga konsistensi hasil positif, sekaligus momentum bagi Semen Padang yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat, mengingat kepentingan berbeda yang sama-sama krusial.
Persija Datang dengan Modal Persiapan Matang
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memastikan kondisi timnya berada dalam situasi yang sangat baik usai memanfaatkan jeda kompetisi secara maksimal.
Ia menilai seluruh pemain menunjukkan sikap profesional selama masa persiapan dan siap kembali ke atmosfer pertandingan.
“Semua persiapan telah dilakukan dengan baik. Kami memahami tanggung jawab untuk pertandingan ini. Konsentrasi dalam persiapan sangat penting, dan para pemain diharapkan bisa tetap fokus saat pertandingan,” ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang laga.
Menurut Mauricio, jeda kompetisi justru memberikan energi tambahan bagi timnya. Para pemain dinilai memiliki motivasi tinggi untuk segera kembali bertanding, meski menyadari tantangan yang menanti di Padang tidak akan mudah.
Semen Padang Butuh Poin untuk Bertahan
Di sisi lain, Semen Padang FC masih berada di papan bawah klasemen. Kabau Sirah saat ini menempati peringkat ke-17 dengan koleksi tujuh poin, posisi yang membuat setiap laga kandang menjadi sangat vital dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Meski berada dalam tekanan, Semen Padang memiliki modal psikologis berupa dukungan penuh publik Stadion Haji Agus Salim. Bermain di kandang sendiri, mereka dipastikan akan tampil agresif dan berupaya memanfaatkan setiap peluang untuk mencuri poin dari tim tamu.
Mauricio Souza pun menegaskan Persija tidak akan memandang remeh lawan, terlepas dari posisi Semen Padang di klasemen.
“Kami menghormati lawan dan tidak melihat posisi di klasemen. Kami tahu Semen Padang ingin keluar dari zona degradasi dan pasti akan berjuang keras untuk meraih kemenangan,” tegasnya.
Head to Head Relatif Berimbang
Jika melihat catatan pertemuan terakhir, duel Semen Padang dan Persija Jakarta menunjukkan persaingan yang cukup seimbang. Dalam beberapa pertemuan terakhir di Liga 1, kedua tim saling mengalahkan.
Semen Padang sempat menang 2-0 atas Persija pada April lalu, sementara Persija juga pernah mencuri kemenangan 1-0 di Padang pada Desember 2024. Hasil imbang 2-2 dan kemenangan tipis masing-masing tim di musim-musim sebelumnya mempertegas bahwa laga ini kerap berjalan ketat dan sulit diprediksi.
Rekor tersebut menjadi sinyal bahwa laga Senin malam berpotensi kembali berlangsung dengan tensi tinggi, terutama karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal.
Target Kemenangan untuk Jakmania
Bagi Persija, pertandingan ini juga memiliki nilai emosional. Mauricio Souza ingin menjadikan laga kontra Semen Padang sebagai kado untuk Jakmania yang baru saja merayakan ulang tahun ke-28 pada Jumat (19/12).
“Di setiap pertandingan, kami selalu ingin memberikan kado untuk Jakmania, yaitu kemenangan. Saat masuk ke lapangan, target kami selalu jelas, meraih kemenangan,” kata Mauricio.
Dengan kondisi tim yang disebut berada dalam situasi positif dan motivasi tambahan untuk para pendukung, Persija bertekad membawa pulang tiga poin dari Padang. Namun, Semen Padang yang tengah terdesak juga diyakini tidak akan menyerah begitu saja.
Pertandingan Semen Padang FC vs Persija Jakarta pun diprediksi menjadi salah satu laga menarik di pekan lanjutan BRI Super League 2025/26, dengan pertarungan antara ambisi bertahan dan upaya menjaga konsistensi di papan atas. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari