RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Asian Football Confederation (AFC) atau Federasi Sepak Bola Asia berencana memperkenalkan AFC Nations League sebagai kompetisi baru antar tim nasional di Asia.
Turnamen ini disiapkan untuk menjawab berbagai tantangan pengembangan sepak bola nasional, sekaligus menciptakan kalender pertandingan internasional yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang AFC dalam memperkuat fondasi sepak bola tim nasional di kawasan Asia, seiring meningkatnya kompleksitas jadwal internasional, biaya operasional, hingga keterbatasan lawan tanding dalam FIFA International Match Window.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh AFC melalui situs resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Minggu (21/12).
AFC menilai pemanfaatan FIFA International Match Window semakin tidak optimal bagi banyak asosiasi anggota. Keterbatasan ketersediaan lawan, mahalnya biaya perjalanan lintas benua, serta persoalan logistik kerap membuat laga internasional kehilangan nilai kompetitif.
Dalam pernyataan resminya, AFC menegaskan bahwa kondisi tersebut menuntut adanya kerangka kompetisi yang lebih pasti, terprediksi, dan berorientasi pengembangan jangka panjang bagi tim nasional.
Melalui AFC Nations League, setiap tim nasional diharapkan mendapatkan pertandingan yang reguler dan bermakna, dengan lawan yang setara berdasarkan level kompetisi, sehingga kualitas permainan dan pembinaan dapat berjalan lebih efektif.
AFC Nations League dirancang menggunakan sistem pertandingan berbasis level atau divisi. Skema ini memungkinkan setiap tim nasional bertanding melawan tim dengan kekuatan relatif sepadan, sehingga menciptakan keseimbangan kompetitif di seluruh kawasan.
Selain itu, AFC juga menargetkan efisiensi biaya melalui koordinasi terpusat, mulai dari penjadwalan hingga aspek operasional. Dengan sistem ini, federasi anggota tidak lagi harus mencari lawan secara mandiri, yang selama ini kerap memicu pembengkakan anggaran.
AFC menyebut, format tersebut juga akan membuka jalur progresi yang lebih jelas bagi tim nasional, baik dari sisi prestasi maupun pengembangan jangka panjang.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menegaskan bahwa AFC Nations League merupakan langkah strategis untuk mendukung seluruh asosiasi anggota di Asia.
“AFC Nations League adalah langkah penting dalam komitmen kami mendukung pengembangan 47 asosiasi anggota. Dengan kompetisi yang terstruktur selama FIFA International Match Window dan stabilitas kalender yang lebih baik, kami ingin memastikan akses yang konsisten terhadap pertandingan berkualitas,” ujar Windsor John, dilansir dari AFC pada Minggu (21/12).
Dia juga menambahkan, kompetisi ini diharapkan mampu mengatasi persoalan logistik dan biaya yang selama ini membebani tim nasional, khususnya negara-negara berkembang di Asia.
Selain aspek teknis dan pengembangan, Asosiasi sepak bola asia itu juga melihat potensi besar AFC Nations League dari sisi komersial. Menurut AFC, format kompetisi ala Nations League telah menarik minat kuat dari mitra komersial dan penyiar internasional.
Hal ini dinilai dapat meningkatkan nilai jual pertandingan tim nasional Asia, sekaligus menghadirkan produk sepak bola internasional yang lebih menarik bagi penggemar.
“Minat dari mitra komersial menunjukkan bahwa kompetisi ini memiliki daya tarik tinggi bagi penggemar, penyiar, dan pemangku kepentingan,” lanjut Windsor John.
Format Masih Dikaji, Pengumuman Menyusul
AFC menyampaikan bahwa detail mengenai format kompetisi, jadwal pelaksanaan, serta mekanisme implementasi AFC Nations League masih akan dibahas lebih lanjut melalui komite internal AFC dan konsultasi dengan para pemangku kepentingan.
Pengumuman resmi terkait teknis penyelenggaraan AFC Nations League akan disampaikan pada waktu yang tepat. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari