RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Terkadang jika kita menonton sepak bola Indonesia, beberapa gol spektakuler dapat terjadi dalam gelaran di berbagai tingkat. Banyak yang mengusulkan agar gol-gol tersebut masuk dalam nominasi Puskas Award sebagai gol terbaik tahun tersebut, namun sejak digelar 2009 hingga 2024 belum ada pemain sepak bola Indonesia yang masuk nominasi penghargaan tersebut.
Akhirnya harapan masyarakat Indonesia terwujud tahun ini, dengan Rizky Ridho tampil sebagai pemain sepak bola Indonesia pertama yang masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025, yang diumumkan pada Jumat dinihari (14/11). Rizky juga menjadi pemain Indonesia pertama yang masuk dalam nominasi FIFA Awards secara keseluruhan.
Sebagai catatan samping, FIFA Puskas Award diberikan kepada pemain yang dianggap mencetak gol terbaik atau paling indah, dengan nominasi dipilih oleh panitia penyelenggara, namun pemenang dipilih oleh voting penggemar plus penilaian dewan juri.
Nama penghargaan tersebut berasal dari legenda sepak bola asal Hungaria, Ferenc Puskas, yang semasa aktif lebih dari setengah abad lalu rajin memborong gol sepanjang karirnya. Menurut catatan statistik IFFHS, pemain yang juga legenda Real Madrid tersebut punya total koleksi 806 gol.
FIFA sendiri memilih gol Rizky saat membela Persija Jakarta, dalam pertandingan melawan Arema FC pada Maret lalu. Meskipun pada akhirnya gol tersebut jadi satu-satunya gol untuk Persija dalam laga yang berakhir 1-3 tersebut, gol yang dicetak menunjukkan kecerdasan dan kualitas fisik Rizky, yang berlari sendirian setengah lapangan, plus melakukan tendangan dari setengah lapangan sisanya untuk mencetak gol tersebut.
Baca Juga: Apa Benar Osas Saha Batal Merapat ke Bojonegoro? Manajemen Persibo Masih Bungkam
“Saat pertandingan berjalan 61 menit, Rizky masih berada di dekat tiang sepak pojok gawangnya sendiri. Sepuluh detik kemudian, sang bek tengah membuka peluang gol melalui permainan umpan cantik, kemudian berlari kencang ke setengah lapangan milik lawan, dan akhirnya dengan berani melepas tendangan jarak jauh yang terbang di atas kiper dan nyaris menyentuh mistar,” bunyi deskripsi resmi gol tersebut.
Tentu momen ini sangat spesial tidak hanya bagi Rizky sendiri, namun juga publik Indonesia. Tidak setiap hari ada pemain sepak bola lokal yang disandingkan dengan nama-nama seperti Declan Rice dan Lamine Yamal sebagai pencetak gol terbaik.
Total ada 11 nominasi yang diumumkan oleh FIFA, termasuk gol dari Rizky, Rice dan Yamal. Hanya Liga MX (Meksiko) yang memiliki lebih dari satu nominasi, itupun dari kejuaraan yang berbeda.
Rizky juga berpeluang menjadi pemain Asia sekaligus Asia Tenggara kedua yang menjadi pemenang Puskas Award setelah Mohd Faiz Subri asal Malaysia, yang memenangkan anugerah tersebut 2016 silam. Kala itu, Faiz terpilih sebagai pemenang berkat tendangan bebasnya, yang terbang menukik tajam dan mengecoh kiper dengan lekukan indah ke pojok atas gawang.
Cara Melakukan Voting untuk FIFA Puskas Award
- Daftarkan diri (sign up) atau atau login/sign in dengan mengklik logo orang di laman web FIFA. Jika ada, akun yang sudah didaftarkan untuk menonton Piala Dunia U-17 di layanan FIFA+ dapat digunakan lagi di sini.
- Setelah masuk atau mendaftar, masuk ke halaman pemilihan nominasi Puskas Award di link berikut ini.
- Setiap pengguna wajib mengumpulkan tiga voting dengan urutan juara 1 hingga juara 3. Cari nama Rizky Ridho dan pilih dirinya sebagai juara 1 (1st).
- Pilih nominasi juara 2 dan juara 3 sesuai selera Anda.
- Klik ‘Submit’ di ujung halaman.
Jika halaman gagal termuat atau lambat dimuat, coba lagi sewaktu-waktu, karena situs sedang ramai pengunjung. Jika masih belum bisa, coba gunakan layanan VPN.
Pengguna situs punya kesempatan untuk voting hingga 3 Desember mendatang. Sebagai catatan, pemenang ditentukan dari 50 persen penilaian dewan juri, dan 50 persen dari jumlah suara voting. (edo)
Daftar Nominasi FIFA Puskas Award 2025
- Alerrandro - Tendangan salto memanfaatkan kesalahan lawan - Vitoria Guimares vs Cruzeiro, Serie A Brazil
- Alessandro Deiola - Tendangan jarak dekat dibantu assist backheel - Cagliari v Venezia, Serie A
- Pedro de la Vega - Tendangan voli dari sayap - Cruz Azul v Seattle Sounders, Leagues Cup
- Santiago Montiel - Tendangan salto jarak jauh - CA Independiente v Independiente Rivadavia, Liga Argentina
- Amr Nasser - Tendangan salto - Al Ahly v Pharco, Liga Mesir
- Carlos Orrantia - Juggling plus tendangan voli jarak jauh - Queretaro v Atlas, Liga Meksiko
- Lucas Ribeiro - Solo run (lari sendiri) setengah lapangan - Mamelodi Sundowns v Borussia Dortmund, Piala Dunia Antarklub 2025
- Declan Rice - Tendangan bebas jarak jauh - Arsenal v Real Madrid, UEFA Champions League
- Rizky Ridho - Serangan balik setengah lapangan plus tendangan jarak jauh - Persija Jakarta v Arema FC, Liga 1 Indonesia
- Kevin Rodrigues - Tendangan voli dari bola rebound - Kasimpasa v Rizespor, Super Lig Turkiye
- Lamine Yamal - Membuka ruang dan tendangan ke pojok gawang - Espanyol v Barcelona, La Liga