RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Setelah berjuang sekian lama, Timnas Indonesia U-17 akhirnya dapat meraih kemenangan di ajang dunia setelah mengalahkan Honduras U-17 pada Senin malam (10/11). Sebagaimana tercatat oleh FIFA, kemenangan tersebut menjadi kemenangan perdana Indonesia di Piala Dunia di semua tingkat, termasuk senior.
Sebagai pengingat, di tingkat senior, Indonesia yang masih bernama Hindia Belanda langsung disikat Hungaria 0-6 pada Piala Dunia 1938. Sementara pada Piala Dunia U-17 edisi sebelumnya tahun 2023 lalu, para Garuda Muda hanya dapat meraih dua poin setelah bermain dua kali imbang dan sekali kalah di fase grup, dan tidak lolos ke babak eliminasi.
Sehingga para penggawa Garuda Muda patut berbangga atas kemenangan yang mereka raih di ujung fase grup edisi tahun ini. Pun demikian dengan pelatih mereka, Nova Arianto yang yakin kemenangan ini bakal jadi bekal besar untuk tumbuh kembang anak-anak asuhnya.
“Kami semua gembira sekali, kemenangan pertama di Piala Dunia istimewa bagi saya, dan saya harap ini menjadi awal mula perjalanan karir para pemain agar terus berkembang dan menjadi pemain hebat di masa depan,” jelas Nova dalam konferensi pers pasca pertandingan, sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.
Tidak hanya para pemain, Coach Nova juga mengaku menimba banyak pengalaman selama berpartisipasi di Piala Dunia U-17. “Menurut saya ini jadi pembelajaran terbaik bagi para pemain, serta bagi saya selaku pelatih. Saya belajar banyak selama bertanding, dan harapannya bisa jadi lebih baik kedepannya,” tambah mantan penggawa Timnas Indonesia semasa muda tersebut.
Salah satu ujung tombak Indonesia, Evandra Florasta mengamini ucapan sang pelatih. “Saya sendiri tidak menyangka bisa menang melawan Honduras. Sepengetahuan saya kakak tingkat kami (skuad PD U-17 2023) dapat dua poin, alhamdulillah kami semua bisa meraih tiga poin perdana,” ungkapnya.
Apapun nasib yang mereka raih pada Selasa malam (11/11), Timnas Indonesia U-17 telah mencatatkan sejarah baru. Jika nasib berpihak pada Garuda Muda dan mereka dinyatakan lolos ke babak 32 besar, mereka dapat meningkatkan pencapaian setidaknya sekali lagi. Pun jika mereka akhirnya tereliminasi dari perebutan tempat ketiga terbaik, setidaknya mereka pulang dengan membawa pulang kemenangan perdana. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana