RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Barcelona berhasil bangkit dari kekalahan di El Clásico dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Elche pada laga lanjutan LaLiga di Estadi Olímpic Lluís Companys, Senin (3/11) dini hari WIB.
Lamine Yamal kembali menjadi sorotan setelah mencetak gol pembuka dan membawa tim asuhan Hansi Flick memangkas jarak dengan Real Madrid di puncak klasemen menjadi lima poin.
Laga baru berjalan sembilan menit ketika Alejandro Balde merebut bola di sisi kiri dan mengirim umpan pendek ke Lamine Yamal. Pemain muda berusia 18 tahun itu menunjukkan ketenangan saat melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang, membuat kiper Elche tak berkutik.
Gol tersebut menjadi yang ke-17 bagi Yamal di La Liga, rekor luar biasa untuk pemain di bawah usia 19 tahun, hanya kalah dari Kylian Mbappé yang mencatatkan 23 gol di usia serupa di Eropa.
Tak butuh waktu lama bagi Barcelona untuk menggandakan keunggulan. Dua menit berselang, kesalahan lini belakang Elche dimanfaatkan dengan baik oleh Fermin López yang mengirim umpan matang ke Ferran Torres. Dengan sentuhan sederhana, Torres menuntaskan peluang itu untuk mencatatkan gol ke-50-nya bersama Blaugrana di semua kompetisi.
Namun keunggulan cepat itu sempat terpangkas menjelang jeda. Elche mencuri gol balasan di menit ke-42 lewat Rafa Mir, yang lolos dari jebakan offside dan menuntaskan umpan dari Alvaro Nunez dengan tembakan melengkung ke tiang jauh.
Tim tamu bahkan nyaris menyamakan kedudukan lagi sesaat sebelum babak pertama usai, andai tembakan Mir tak ditepis Wojciech Szczesny dengan refleks cepat.
Memasuki babak kedua, Barcelona tampil lebih hati-hati namun tetap dominan dalam penguasaan bola. Elche sempat memberi ancaman serius ketika tendangan Mir membentur mistar gawang pada menit ke-54, tetapi justru tuan rumah yang kembali menambah keunggulan enam menit kemudian.
Marcus Rashford, yang tampil eksplosif di lini depan, melepaskan sepakan keras yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang. Gol itu menegaskan ketajaman Rashford yang kini mengoleksi enam gol dan lima assist di semua ajang musim ini.
Barcelona sebenarnya masih memiliki sejumlah peluang untuk menambah keunggulan, terutama setelah Robert Lewandowski dan Dani Olmo kembali dimainkan pasca cedera. Namun hingga peluit akhir, skor 3-1 tetap bertahan. Flick tampak puas dengan reaksi timnya yang berhasil pulih dari kekalahan Clasico pekan lalu dan menunjukkan kedewasaan permainan di bawah tekanan.
Dari sisi statistik, Barcelona mencatatkan 17 tembakan dengan expected goals (xG) sebesar 1,94, sementara Elche hanya mampu membalas sembilan percobaan dan 0,71 xG.
Kualitas individu menjadi faktor pembeda utama, di mana Rashford mencatat rekor tertinggi di laga ini dengan enam tembakan, tujuh dribel sukses, dan sepuluh duel yang dimenangkan.
Kemenangan ini membuat Barcelona kini mengoleksi 25 poin dari 11 laga, hanya terpaut lima angka dari Real Madrid yang berada di puncak klasemen dengan 30 poin dari jumlah laga yang sama.
Sementara bagi Yamal, gol ke-17 dalam 80 penampilan La Liga semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta muda paling produktif di Eropa saat ini. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari