RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tim Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Bojonegoro gagal memaksimalkan status tuan rumah untk meraih juara pertama dalam kejuaraan provinsi (Kejurprov).
Pada kejurprov yang berlangsung di GOR Utama Bojonegoro pada 15 hingga 18 Oktober tersebut tim ABTI Kota Ledre meraih tiga juara 2 dan satu juara 3 dari empat tim yang diturunkan. Terdiri dari juara 2 kategori senior putra, junior putra dan putri, serta juara 3 senior putra.
Ketua ABTI Bojonegoro Kukuh Susetya mengatakan Bojonegoro menjadi tuan kejurprov bola tangan Jawa Timur 2025. Kejurprov digelar di GOR Utama 15 hingga 18 Oktober.
Kukuh menjelaskan Kejurprov tersebut diikuti oleh 9 kabupaten/kota di Jawa Timur.
''Termasuk paling jauh Pacitan dan Blitar," jelasnya.
Menurut Kukuh Bojonegoro mengikuti empat nomor lomba. Terdiri dari nomor junior putra dan putri, serta senior putra dan putri.
Untuk tim junior (U-19) menurunkan atlet baru dari hasil pekan olahraga pelajar kabupaten (popkab) dan kejuaraan kecamatan. Sehingga atlet baru pertama kali turun di event provinsi.
''Sebenernya targetnya bisa masuk semifinal sudah bagus mengingat baru event pertama kali mereka. Namun di luar dugaan tim junior bisa mencapai final. Walaupun harus kalah tim Surabaya," ujarnya
Sedangkan di nomor senior tim putri harus meraih juara 3. Dan tim putra juara 2 karena kalah dari Kabupaten Gresik.
Kukuh menilai semua atlet sudah bermain bagus dan apresiasi penampilan mereka. Terlebih menunjukkan semangat luar biasa.
''Jadi bahan evaluasi untuk kejuaraan yang akan datang," terangnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana