RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pertemuan antara Bayer Leverkusen dan Paris Saint-Germain (PSG) di BayArena pukul 02.00 WIB, Rabu (22/10/2025) menjadi laga yang sangat dinantikan.
Ini adalah pertemuan pertama kedua tim di ajang Liga Champions setelah lebih dari satu dekade, menghadirkan atmosfer klasik antara wakil Jerman dan juara bertahan dari Prancis.
Dilansir dari laman Sports Mole, Bayer Leverkusen saat ini berada di posisi ke-25 klasemen fase liga Liga Champions setelah hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven di laga sebelumnya.
Di sisi lain, PSG tampil sempurna dengan dua kemenangan, termasuk kemenangan dramatis 2-1 atas Barcelona pada matchday kedua.
Baca Juga: Komentar Luis Enrique Pasca PSG Menangkan UEFA Super Cup: Luar Biasa!
Leverkusen Ingin Hindari Tren Buruk di Liga Champions
Leverkusen memulai kampanye Eropa musim ini dengan penuh perjuangan. Setelah bangkit dua kali untuk menahan imbang FC Copenhagen 2-2 pada laga pembuka, mereka kembali gagal mempertahankan keunggulan di babak kedua saat menghadapi PSV Eindhoven.
Tim asuhan Kasper Hjulmand kini berusaha menghindari start tanpa kemenangan dalam tiga laga pembuka Liga Champions untuk pertama kalinya sejak tahun 2016, ketika mereka mencatat tiga hasil imbang beruntun.
Sejak menutup tahun 2024 dengan dua kemenangan di kompetisi Eropa, performa Leverkusen di kancah kontinental menurun tajam.
Baca Juga: Jelang Piala Super Eropa 2025: PSG Jaga Momentum, Tottenham Coba Stop Kvaratskhelia
Mereka hanya mampu memenangkan satu dari enam pertandingan Eropa terakhir yang dimainkan pada tahun ini.
Namun ada satu catatan positif: Leverkusen belum pernah kalah dalam lima laga terakhir di Liga Champions melawan klub asal Prancis. Hal ini bisa menjadi modal penting saat mereka menjamu PSG di BayArena.
Keunggulan Bermain di Kandang: BayArena Jadi Benteng Leverkusen
Sejak kedatangan Kasper Hjulmand menggantikan Erik ten Hag, Leverkusen menunjukkan kebangkitan signifikan di kompetisi domestik.
Mereka mencatat dua kemenangan beruntun di Bundesliga, termasuk kemenangan 4-3 atas Mainz akhir pekan lalu.
BayArena juga dikenal sebagai tempat di mana Leverkusen tampil tangguh. Dari 17 laga kandang terakhir di fase grup kompetisi UEFA, mereka hanya kalah satu kali.
Bahkan, dalam fase grup Liga Champions musim lalu, Leverkusen menyapu bersih empat kemenangan kandang tanpa kebobolan satu gol pun.
Baca Juga: Deretan 5 Manajer Top yang Bisa Duduki Kursi Pelatih Bayer Leverkusen
“Kami tahu PSG datang dengan kepercayaan diri tinggi, tapi kami tidak gentar. BayArena selalu memberi energi tambahan bagi kami,” ujar Hjulmand dikutip dari UEFA.com.
PSG Incar Rekor Kemenangan dan Awet di Puncak Grup
Meski kehilangan beberapa pemain penting pada laga sebelumnya, Paris Saint-Germain membuktikan kedalaman skuadnya saat mengalahkan Barcelona 2-1.
Setelah tertinggal lebih dulu, mereka bangkit dan mencetak gol kemenangan di menit akhir lewat Gonçalo Ramos.
PSG kini mencatat 14 laga tak terkalahkan di Liga Champions, dengan 12 kemenangan dan hanya dua kali imbang.
Baca Juga: Baru Tiga Bulan, Bayer Leverkusen Resmi Pecat Erik ten Hag di Awal Musim
Jika menang di BayArena, Les Parisiens akan menyamai rekor kemenangan terpanjang mereka di kompetisi ini, enam kemenangan beruntun yang terakhir kali dicapai pada tahun 1994.
Namun rekor mereka di Jerman tidak terlalu mengesankan. Dari 10 laga tandang terakhir melawan klub Jerman, PSG hanya menang dua kali dan belum pernah mencatat clean sheet.
Meski begitu, kemenangan di laga ini akan membuat PSG membuka tiga laga fase grup dengan hasil sempurna, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih pada musim 2019.
Hjulmand Hadapi Krisis Cedera, PSG Juga Tidak Lengkap
Leverkusen menghadapi tantangan berat dengan daftar cedera yang cukup panjang. Gelandang Exequiel Palacios absen karena cedera pangkal paha, sementara Nathan Tella dan Jarell Quansah menepi akibat masalah lutut.
Selain itu, Axel Tape-Kobrissa masih diragukan tampil karena cedera hamstring, sedangkan striker utama Patrik Schick dipastikan absen akibat cedera paha. Penyerang Martin Terrier juga masih menjalani pemulihan pascarobek tendon Achilles.
Baca Juga: Menanti Eksperimen Hansi Flick: Trio Penyerang Baru Barcelona di Liga Champions Malam Ini
Namun, kabar baik datang dari Christian Michel Kofane, yang sedang dalam performa gemilang dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk satu gol di laga kedua Liga Champions.
Di kubu PSG, Ousmane Dembélé hampir pulih dari cedera hamstring, namun belum akan diturunkan. Joao Neves juga masih absen karena masalah serupa.
Sementara itu, Marquinhos diragukan tampil akibat cedera paha, dan Fabian Ruiz berpotensi melewatkan laga ke-50-nya di Liga Champions karena cedera pinggul.
Prediksi Susunan Lineup
Prediksi Lineup Bayer Leverkusen (3-4-2-1): Flekken; Andrich, Bade, Belocian; Arthur, Garcia, Fernandez, Grimaldo; Maza, Poku; Kofane.
Prediksi Lineup Paris Saint-Germain (4-3-3): Chevalier; Hakimi, Zabarnyi, Pacho, Mendes; Kang-in, Vitinha, Doue; Kvaratskhelia, Ramos, Barcola.
Head-to-Head dan Prediksi Skor
PSG memiliki rekor sempurna melawan Bayer Leverkusen di Liga Champions. Dalam pertemuan terakhir mereka pada 2014, Les Parisiens menang telak 4-0 di BayArena, yang juga menjadi clean sheet terakhir PSG di tanah Jerman pada ajang ini.
Prediksi skor akhir: Bayer Leverkusen 1-2 Paris Saint-Germain.
Kali ini, Leverkusen diperkirakan akan mencoba bermain agresif di hadapan pendukung sendiri, sementara PSG mengandalkan kecepatan lini depan mereka untuk mencuri poin.
Dengan pengalaman dan kedalaman skuad yang dimiliki, PSG tetap difavoritkan untuk keluar sebagai pemenang tipis di laga ini. (bgs)
Jadwal dan Link Live Streaming
-
Laga: Bayer Leverkusen vs Paris Saint-Germain
-
Kompetisi: UEFA Champions League (UCL)
-
Hari/Tanggal: Rabu, 22 Oktober 2025
-
Kick-off: 02.00 WIB
-
Stadion: BayArena
-
Live Streaming: Klik di sini untuk menonton atau Klik di sini