RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sayang bagi Surabaya Samator, perjuangan mereka jungkir balik dua hari melawan Ganeksa Bhumikarta Gunungkidul (26/9) dan TNI AU Electric (27/9) untuk merebut tiket final four berakhir antiklimaks. Pasalnya Indomaret Sidoarjo berkata lain dan mencuri tiket tersebut tepat di ujung hari kelima gelaran Livoli Putra Divisi Utama Pool B pada Sabtu malam (27/9).
Dengan hanya sekali kalah dari TNI AU, Indomaret hanya perlu menang dari Ganevo Yogyakarta untuk menagamankan tiket final four. Mereka sendiri juga punya bekal head to head, saat sebelumnya mengalahkan Samator di hari kedua kompetisi (24/9).
Tanpa menunda lagi, Indomaret langsung menawarkan serangan bertubi-tubi yang susah ditangkis Ganevo di awal set pertama. Dengan cepat set pertama jadi milik tim minimarket tersebut dengan skor 25-15.
Serangan Indomaret masih belum berhenti di set kedua, namun kali ini Ganevo dapat mendiskon keunggulan Indomaret jelang akhir set. Namun meskipun sempat memperkecil keunggulan cukup lama, perjuangan Ganevo untuk mengecilkan selisih skor terhenti dengan skor akhir 25-20.
Di set ketiga, Ganevo bahkan dapat mengambil alih keunggulan dari Indomaret jelang pertengahan set dengan memaksa penggawa mereka melakukan berbagai kesalahan melalui blok dan net drop.
Sayangnya harapan Ganevo untuk menyeret Indomaret ke set ke-empat juga gagal akibat kesalahan mereka sendiri. Indomaret mengakhiri pertandingan dengan skor akhir 3-0 (25-15, 25-20, 25-22).
Dengan hasil ini Indomaret dipastikan merebut tiket final four dari Samator, dan menyusul TNI AU Electric menuju pertarungan terakhir di Magetan Oktober mendatang. Hasil ini juga berarti Indomaret dan TNI AU bakal bertarung sekali lagi dalam perebutan juara grup pada Minggu malam (28/9).
Setidaknya Samator dapat bernafas lega, karena catatan apik mereka membuat mereka bertahan di Divisi Utama untuk musim depan. Namun mereka tidak dapat langsung bersantai, karena harus menjalani perebutan tempat ketiga melawan Ganevo pada sore hari sebelum final pool di GOR Utama Bojonegoro, Kecamatan Dander. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana