RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Semen Padang kembali gagal meraih hasil positif di kandang sendiri. Menjamu Bali United pada pekan ke-7 BRI Super League 2025/26 di Stadion Haji Agus Salim, Jumat (26/9).
Kabau Sirah harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 1-3. Hasil ini membuat Semen Padang semakin terjerembap di papan bawah klasemen.
Sebaliknya, Bali United sukses memanfaatkan momentum kebangkitan. Tiga gol dari Boris Kopitovic, Reyner Immanuelo Barusu, dan Rahmat memastikan Serdadu Tridatu pulang dengan tiga poin berharga. Kemenangan ini sekaligus mendongkrak posisi mereka menuju papan tengah klasemen.
Pertandingan berlangsung cukup ketat sejak menit awal. Semen Padang sebenarnya mampu menguasai bola sedikit lebih dominan dengan 52 persen.
Namun, efektivitas serangan Bali United lebih tajam. Tim tamu tercatat melepaskan 18 percobaan tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran, berbanding 14 tembakan milik tuan rumah.
Gol pertama hadir di penghujung babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti.
Boris Kopitovic yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Semen Padang Arthur Augusto pada menit ke-45. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit, namun justru kembali kecolongan. Reyner Immanuelo Barusu menambah keunggulan Bali United lewat sepakan terarah pada menit ke-73.
Publik tuan rumah sempat bersorak setelah Cornelius Ezekiel Stewart memperkecil ketertinggalan lewat gol pada menit ke-77.
Sayangnya, asa Kabau Sirah pupus setelah Rahmat memastikan kemenangan Bali United dengan gol telat di menit ke-90.
Laga ini juga diwarnai empat kartu kuning. Dari kubu Semen Padang, Alhassan Wakaso (6’) dan Bruno Gomes (90+2’) mendapat peringatan wasit. Sementara di kubu Bali United, Rizky Dwi Febrianto (9’) dan Mike Hauptmeijer (83’) juga diganjar kartu kuning.
Dengan hasil ini, Bali United meraih kemenangan kedua musim ini dan membuka peluang naik ke posisi kedelapan klasemen sementara.
Sebaliknya, Semen Padang masih harus berbenah usai menelan kekalahan keempat, yang membuat mereka semakin terbenam di zona merah. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari