RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bhayangkara Presisi Lampung FC akan menghadapi Malut United pada pekan ke-7 BRI Super League 2025/26, Kamis (25/9) di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Pertandingan ini merupakan pertemuan perdana kedua tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, dan diprediksi berlangsung sengit.
The Guardians datang dengan tren positif setelah tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir, sementara Laskar Kie Raha mengandalkan ketajaman lini serang yang sudah melesakkan 12 gol dari enam pertandingan.
Kedua tim belum pernah bentrok di ajang resmi maupun uji coba. Bhayangkara sempat berada di Liga 1 ketika Malut United masih berkiprah di Liga 2, begitu pula sebaliknya.
Baru musim ini keduanya bertemu setelah The Guardians berhasil promosi ke kasta tertinggi.
Tren Performa
Bhayangkara datang dengan tren positif. Juara Liga 1 2017 ini tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Persik Kediri.
Mereka kini bertengger di peringkat ke-9 klasemen dengan delapan poin hasil dari dua kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Sedangkan, Malut United juga menunjukkan grafik yang menjanjikan. Laskar Kie Raha duduk di posisi ke-7 klasemen dengan poin yang sama, delapan.
Mereka baru saja memutus puasa kemenangan lewat hasil impresif 4-1 atas Madura United, kemenangan yang juga mengangkat moral tim.
Duel Lini Serang
Secara statistik, Malut United lebih tajam. Mereka sudah mencetak 12 gol dari enam pertandingan, dua kali lipat dibanding Bhayangkara yang baru mengoleksi lima gol.
Efektivitas pun menjadi pembeda, Malut United mencetak satu gol tiap 2,17 tembakan, sementara Bhayangkara cenderung boros peluang.
Namun, The Guardians punya senjata andalan di Ilija Spasojevic dan Fareed Sadat. Keduanya menyumbang empat dari lima gol Bhayangkara musim ini. Dendy Sulistyawan juga menjadi penentu kemenangan kontra Persik.
Sebaliknya, Malut United memiliki opsi pencetak gol yang lebih variatif. Ciro Alves (4 gol), David da Silva (3 gol), dan Yakob Sayuri (2 gol) menjadi tumpuan utama, dengan tambahan kontribusi dari Yance Sayuri, Rizky Dwi, dan Gustavo Franca.
Peluang Kemenangan
Bermain di kandang bisa menjadi modal penting bagi Bhayangkara untuk melanjutkan tren positif. Namun, Malut United dengan daya ledak lini serangnya jelas berpotensi memberi kejutan.
Secara keseimbangan, laga diprediksi berjalan ketat. Bhayangkara punya keuntungan atmosfer kandang, sedangkan Malut United membawa ancaman tajam di depan.
Siapa yang lebih efisien dalam memanfaatkan peluang berpeluang besar meraih tiga poin. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari