Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Protes Penyerangan Jalur Gaza, Timnas Spanyol Ancam Absen Piala Dunia 2026 Jika Israel Ikut Lolos ke Amerika Serikat

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 20 September 2025 | 01:32 WIB
Lamine Yamal dan kawan-kawan merayakan kemenangan atas Perancis di Semifinal UEFA Nations League awal tahun ini. (Dok. UEFA)
Lamine Yamal dan kawan-kawan merayakan kemenangan atas Perancis di Semifinal UEFA Nations League awal tahun ini. (Dok. UEFA)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kemelut politik internasional terhadap tanggapan atas agresi Israel terhadap Palestina, serta pengakuan kedaulatan Palestina merembet hingga ke urusan olahraga. Tidak tanggung-tanggung, konflik ini berpotensi membuat salah satu raksasa dunia absen akibat pernyataan sikap mereka.

Pemerintah Spanyol menyatakan bahwa Timnas Spanyol dapat ditarik mundur oleh pemerintah dari gelaran Piala Dunia 2026 jika Israel juga turut lolos ke turnamen tersebut. Jika mereka memegang teguh pendirian mereka, hal ini berarti Lamine Yamal dkk. bakal dipaksa diparkir dan tidak dibolehkan terbang ke Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut menyusul seruan dari Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez pada Rabu (17/9). Sanchez meminta agar Israel dilarang berkompetisi dalam cabang olahraga (cabor) apapun sebagai akibat dari agresi mereka, serupa dengan Rusia yang juga telah menerima hukuman serupa akibat agresi mereka terhadap Ukraina.

“Israel tidak dapat terus menjadikan panggung dunia apapun sebagai sarana pembersihan reputasi mereka. Kenapa Rusia diusir setelah menginvasi Ukraina, namun Israel tidak diusir atas invasi mereka terhadap Palestina? Hingga perbuatan terkutuk mereka berakhir, keduanya tidak boleh berkompetisi dimanapun,” jelasnya saat membuka rapat partai yang mengusungnya, Partai Sosialis Pekerja Spanyol (PSOE), mengutip dari Marca.

Juru bicara partai tersebut, Patxi Lopez juga senada dengan sang PM. Patxi sendiri berkata jika berkehendak dan jajaran DPR setempat sepakat, pemerintah tidak menutup kemungkinan melarang Lamine Yamal dkk. untuk terbang ke Amerika Serikat untuk berpartisipasi di Piala Dunia.

“Kalau Rusia bisa dilarang bertanding, kenapa Israel tidak? Apa perbedaan tindakan keduanya? Makanya kami berencana untuk pertama, meminta badan olahraga dunia melarang keikutsertaan Israel. Kalau tidak bisa, kami akan mengusulkan pengunduran diri Timnas Spanyol dari berbagai cabor, termasuk untuk Piala Dunia 2026 mendatang. Pertimbangan kami sementara itu, nanti kami kaji lebih dalam,” jelas Lopez.

Langkah tersebut juga didukung oleh Menteri Pendidikan dan Olahraga Spanyol, Pilar Alegria. “Untuk sementara keikutsertaan Spanyol di Piala Dunia masih direncanakan tetap lanjut, namun kami tetap mencoba berkomunikasi dengan IOC dan berbagai federasi cabor untuk memberikan hukuman kepada Israel selayaknya mereka memberi hukuman kepada Rusia,” jelasnya.

Tindakan pengecaman oleh Spanyol tersebut bukan hanya omong belaka. Sikap serupa telah ditunjukkan pada helatan balap sepeda milik negara tersebut, Vuelta a Espana. Etape penutup turnamen tersebut, yang melintasi pusat kota Madrid, dibatalkan karena adanya demosntrasi damai pro-Palestina yang dibiarkan berjalan oleh panitia lomba.

 “Olahraga tidak bisa dan tidak akan pernah bisa terpisah dari kenyataan yang terjadi di dunia, serta tidak dapat dialihkan dari pelanggaran HAM. Mengabaikan genosida selayaknya dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza merupakan perbuatan yang bertentangan dengan piagam olimpiade, serta dasar moral olahraga,” jelas Presiden Komite Nasional Olahraga Spanyol (CSD), José Manuel Rodríguez Uribes dalam surat tanggapannya kepada UCI (persatuan balap sepeda dunia).

Di luar bidang olahraga, sikap serupa juga ditunjukkan di bidang seni budaya. Spanyol memutuskan menarik diri dari kontestasi musik tahunan Eurovision Song Contest (ESC) sebagai aksi protes atas dibolehkannya Israel tetap berpartisipasi.

Saat ini Spanyol berada di puncak klasemen Grup E kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa, dan paling dijagokan untuk memastikan diri berangkat ke Amerika Serikat tahun depan meskipun masih punya utang empat laga.

Sementara Israel berada di peringkat ketiga Grup I kualifikasi, tertinggal jauh dari Norwegia namun sama-sama punya tabungan 9 poin dengan Italia. Israel perlu rajin memanen poin di empat laga tersisa, termasuk saat menghadapi Italia pada 15 Oktober mendatang. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#jalur gaza #cabor #ukraina #kualifikasi piala dunia #perdana menteri #Sepak Bola #poltik #Eurovision #spanyol #Politik Internasional #olahraga #piala dunia 2026 #piala dunia #palestina #Israel #vuelta a espana #rusia #Pedro Sanchez