Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Turnamen Karesidenan Bojonegoro Ramai, Akuatik Bojonegoro Geliatkan Pembinaan Atlet Renang

Yana Dwi Kurniya Wati • Minggu, 7 September 2025 | 19:40 WIB
RENANG: Turnamen renang di Kolam Renang Tirtawana Dander ini bertujuan memunculkan event-event serupa. Setidaknya agar bisa mengikuti wilayah timur seperti Surabaya Raya dan Malang Raya.
RENANG: Turnamen renang di Kolam Renang Tirtawana Dander ini bertujuan memunculkan event-event serupa. Setidaknya agar bisa mengikuti wilayah timur seperti Surabaya Raya dan Malang Raya.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Event kompetisi renang di wilayah barat Jawa Timur (Jatim) mulai bergeliat, salah satunya Bojonegoro yang menyelenggarakan turnamen mencakup enam kabupaten.

Harapannya, bisa memunculkan event-event serupa selanjutnya. "Ini pertama kali kalau untuk enam kabupaten," kata Ketua Akuatik Bojonegoro Hendri Rahman Susetyo kemarin (6/9).

Hendri melanjutkan, Akuatik Bojonegoro Swimming Competition II Antar Perkumpulan Se-karesidenan Bojonegoro plus undangan ini mendapat animo cukup tinggi. Diikuti 176 peserta dari 12 klub renang dengan sekitar 800 nomor. Meski belum sesuai target jumlah peserta.

Enam kabupaten tersebut meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Nganjuk, Jombang, dan Magetan. Tiga di antara 12 klub renang berasal dari Bojonegoro.

"Dari lima klub di sini dua di antaranya tidak ikut. Karena masih baru dan dalam kompetisi kali ini harus menggunakan nisnas (nomor induk start nasional), itu prosesnya lumayan lama. Ini juga menjadi salah satu evaluasi kami ke depan untuk regulasinya ada kompetisi yang tidak menggunakan nisnas," jelas dia.

Dia mengatakan, turnamen digelar di Kolam Renang Tirtawana Dander ini bertujuan memunculkan event-event serupa. Setidaknya agar bisa mengikuti wilayah timur seperti Surabaya Raya dan Malang Raya.

 Baca Juga: Akuatik Bojonegoro: Kolam Renang di Bojonegoro Belum Standar Nasional Untuk Penggunaan Kompetisi

"Semoga mulai naik dari event ini. Rencana tahun depan diadakan lagi, karena ini juga salah satu langkah untuk mencari bibit atlet renang sekaligus pembinaan," tandasnya.

Wakil Ketua Akuatik Bojonegoro Teguh Wicaksono menambahkan, kompetisi renang ini ditujukan untuk menyasar atlet Bojonegoro dan sekitarnya. Khususnya lapis dua atau event lokal untuk memberi panggung atlet dari pemula menuju tahap selanjutnya.

"Juga, ingin menjadi pionir dalam mengembangkan dan meramaikan perlombaan renang Jatim wilayah barat," kayanya.

Dia harap, ke depan Bojonegoro memiliki wadah sesuai dengan tingkatan atlet. Dari lokal, regional, karesidenan plus, hingga provinsi. "Kalau untuk kegiatan kali ini dari kami ada evaluasi untuk memodifikasi ketentuan. Bisa dengan kompetisi menggunakan nisnas dan tidak," tuturnya.

Sementara itu, Technical Delegate (TD) Akuatik Bojonegoro Swimming Competition II Antarperkumpulan Se-karesidenan Bojonegoro Plus Undangan, Nur Alfan Burhani mengatakan, kompetisi pertama dengan melibatkan enam kabupaten ini cukup bagus. Bisa dilakukan untuk kompetisi se-Jatim. Namun, perlu sarana dan prasaran (sarpras) memadai. Seperti kolam pemanasan dan sudah uji tera.

Menurutnya, ini patut diapresiasi dan dilanjutkan. Sebab, belum ada untuk wilayah barat Jatim. Bisa bergantian tidak hanya di Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Jember yang sudah memiliki standar sesuai ukuran.

"Karena prestasi anak Bojonegoro luar biasa, sampai level internasional itu seperti Hafiz. Harapannya setiap tahun diadakan," ujarnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Jawa Timur #akuatik #Jatim #renang #dander #Berenang #tuban #bojonegoro #Kompetisi Renang #turnamen #lamongan #Swimming Championships