RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pertandingan FIFA Matchday pada Jumat malam (5/8) semestinya mempertemukan Timnas Indonesia dengan Kuwait, Namun karena beberapa hal, pertemuan dibatalkan dan diganti dengan Indonesia melawan Taiwan.
Kuwait sendiri sudah bersurat ke PSSI mengenai batalnya mereka mampir ke Indonesia pada 21 Agustus lalu. “Tidak hanya melawan Indonesia, namun juga Uni Empirat Arab. Saya sendiri tidak tahu mengapa mereka batal, dan saya tidak mau ikut campur,” jelas Ketua Umum PSSI, Erick Thohir pada 25 Agustus lalu.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengaku kecewa atas batalnya pertemuan dengan Kuwait. “Tentu kami tidak senang karena mereka mundur dua minggu sebelum pertandingan, sehingga sulit mencari lawan pengganti. Untung kami menemukan Taiwan yang mau bermain bersama,” jelasnya saat memimpin latihan Timnas pada Selasa (2/9).
Tentu, Taiwan dan Kuwait memiliki performa yang berbeda, sehingga berkaca pada hasil pertandingan kali ini bakal menghasilkan evaluasi yang berbeda juga. Namun Patrick mengaku tidak keberatan.
“Tidak ada masalah, yang penting kami tahu lebih dulu bagaimana kami bermain, serta cara menghadapi lawan. Entah itu melawan Kuwait, Taiwan atau negara lain, kami harus melihat ke diri sendiri lebih dulu,” jelas pelatih asal Belanda tersebut.
Selebihnya, jadwal bermain tetap sama seperti sebelumnya, pun demikian dengan pertandingan melawan Lebanon yang digelar pada Selasa (9/9). Dua pertandingan ini bakal menjadi pemanasan sebelum skuad Garuda berangkat ke Timur Tengah untuk melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Oktober mendatang. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana