Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Daniel Levy Tinggalkan Kursi Pimpinan Tottenham Hotspur Setelah Seperempat Abad

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 5 September 2025 | 23:28 WIB
(Dok. Getty Images)
(Dok. Getty Images)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Baru saja Tottenham Hotspur memulai English Premier League (Liga Inggris) musim 2025/2026, mereka sudah harus menghadapi lembaran hidup baru lagi. Setelah ditinggal sang kapten, Son Heung-Min, kini giliran pimpinan mereka, Daniel Levy yang pergi sebulan kemudian.

Hotspur mengumumkan kepergian pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Eksekutif klub pada Kamis dinihari (4/9). Levy menjabat posisi tersebut sejak tahun 2001, ketika klub asal kota London tersebut masih bermarkas di Stadion White Hart Lane.

“Kami berhasil membangun tim ini menjadi petarung kelas dunia, lengkap dengan suporter setia. Saya beruntung dapat bekerja bersama banyak pemain dan staf kelas unggul, dan saya berterima kasih kepada para suporter yang selalu mendukung kami. Tidak mudah memang, namun banyak pencapaian signifikan yang berhasil diraih,” ungkap Levy dalam rilis resmi klub.

Selaku pemilik klub saat ini, Joe Lewis dan perusahaannya, ENIC Group memecah peran yang ditinggalkan Levy untuk dua personel. Yakni Vinai Venkatesham selaku CEO tim, dan Peter Charrington selaku Kepala Non-Eksekutif. Daniel sendiri juga diboyong oleh ENIC saat membeli klub tersebut.

Semasa bekerja, Levy dikenal sebagai pebisnis yang alot soal berbelanja pemain, namun sakti dalam urusan menjual pemain serta peningkatan fasilitas klub. Langkah bisnis Levy membantu Tottenham yang awalnya klub papan tengah Liga Inggris menjadi penantang gelar rutin, meskipun hingga selesai menjabat belum bisa membawa pulang trofi EPL.

Salah satu yang jadi contoh legendaris, tarik-ulur yang dilakukan Daniel Levy berhasil menghasilkan keuntungan besar saat menjual Gareth Bale ke Real Madrid, yang juga memecahkan rekor transfer sepak bola saat itu. Namun penggantinya, Harry Kane, terkenal sempat dipagar bertahun-tahun oleh Levy sebelum akhirnya dijual ke Bayern Munchen, juga dengan harga fantastis.

Levy umumnya banyak menerima banyak hujatan dari para penggemar karena sering ikut campur soal kebijakan belanja pemain, dan seluruh pemain yang didatangkan tak kunjung membawa pulang trofi untuk Spurs sebelum akhirnya membawa pulang titel UEFA Europa League musim lalu. Bahkan banyak pelatih pilihan Levy, seperti Andre Villas-Boas dan Jose Mourinho juga gagal membawa kesuksesan untuk klub tetangga Arsenal tersebut.

Terbaru, secara mengejutkan Levy mencabut Ange Postecoglou dari kursi pelatih meskipun mengirim trofi Europa League ke laci piala klub tersebut. Berhubung performa tim di tingkat domestik sangat jomplang ketimbang di Eropa, bahkan finish di dekat zona degradasi musim lalu.

Di luar urusan dalam lapangan, Levy banyak berperan dalam membangun fasilitas klub dan akademi sepak bola Spurs. Termasuk pembangunan ulang Stadion White Hart Lane menjadi Tottenham Hotspur Stadium, yang rampung dan dibuka pada 2019 silam.

Diketahui, Levy juga memegang saham klub sebesar 29,4 persen. Namun meskipun mundur dari jabatannya, klub menyatakan susunan kepemilikan klub tidak berubah, sehingga mengecilkan kemungkinan Levy menjual saham untuk sementara waktu. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#daniel levy #ange postecoglou #Liga Inggria #eksekutif #english premier league #spurs #UEFA Europa League #Hotspur tersungkur #tottenham hotspurs #tottenham