Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Head to Head Indonesia vs China Taipei, Bisakah Meraih Kemenangan di Kandang?

Hakam Alghivari • Jumat, 5 September 2025 | 01:00 WIB
Marselino Ferdinan (kiri) dan Shayne Pattynama (kanan) saat sesi latihan timnas Indonesia di Surabaya.
Marselino Ferdinan (kiri) dan Shayne Pattynama (kanan) saat sesi latihan timnas Indonesia di Surabaya.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pertandingan pertama Fifa Matchday bulan September 2025 tim nasional (timnas) Indonesia akan menjamu tim China Taipei, Jumat (8/9) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. 

Laga bertajuk persahabatan ini sebagai salah satu persiapan skuad garuda sebelum menjalani babak ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Oktober nanti di salah satu negara Jazirah Arab.

Menilik rekor pertemuan terakhir kedua tim, anak asuh Patrick Kluivert sendiri tampil lebih dominan. Tercatat, timnas Indonesia membukukan dua kemenangan dari dua pertemuan.

Kala itu, saat masih ditukangi coach Shin Tae-yong, berhasil mengoleksi kemenangan 2-1 pada laga kandang (7/10/21), dan juga kemenangan 0-3 pada laga away di China Taipei (10/11/21). Dua laga tersebut merupakan perebutan tiket ke Piala Asia 2023.

Selain itu, Jay Idzes cs dalam kondisi yang cukup baik dalam empat laga Kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga. Berhasil mengamankan dua kemenangan tipis dan mendapatkan dua kekalahan telak.

Rinciannya, pada laga (20/3/25), Garuda harus menelan kekalahan telak dari Australia dengan skor 1-5. Namun, skuad asuhan Patrick Kluivert langsung bangkit lima hari kemudian dengan meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain.

Momentum positif berlanjut ketika Indonesia sukses menundukkan China dengan skor 1-0 pada (5/6/25), hasil yang memperkuat kepercayaan diri tim. Namun, menghadapi Jepang beda cerita. Dalam laga yang berlangsung pada (10/6/25), Garuda dipaksa menyerah 0-6 tanpa balas.

Dengan catatan tersebut, Timnas Indonesia masih menunjukkan potensi besar, terutama saat menghadapi lawan yang selevel, meski perlu konsistensi menghadapi tim-tim papan atas Asia.

Sementara itu, China Taipei juga dibayangi rentetan hasil yang mengecewakan. Dalam lima laga terakhir hanya meraih satu kemenangan di ajang Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia. Rinciannya, melawan Malaysia (11/6/24), mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-3. Tren kurang beruntung berlanjut saat menghadapi Kamboja (10/11/24), di mana mereka kalah tipis 2-3.

Namun, kebangkitan sempat ditunjukkan ketika China Taipei berhasil mencuri kemenangan penting atas Singapura pada (18/11/24) dengan skor 3-2.

Sayangnya, momentum tersebut tidak bertahan lama. Dalam lanjutan Kualifikasi Piala Asia putaran ketiga, mereka kembali takluk 1-2 dari Turkmenistan (25/4/25). Laga terbaru juga berakhir pahit, saat Sri Lanka menundukkan mereka dengan skor 3-1 pada (10/6/25).

Dengan catatan kedua tim tersebut, timnas Indonesia diprediksi bakal lebih dominan dan mendapatkan kemenangan. Terlebih, kedalaman skuad Patrick Kluivert cukup bagus. (kam) 

Editor : Hakam Alghivari
#indonesia #GBT Surabaya #China Taipei #timnas #rekor pertemuan #head to head