Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jelang Piala Super Eropa 2025: PSG Jaga Momentum, Tottenham Coba Stop Kvaratskhelia

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 14 Agustus 2025 | 02:33 WIB
(Dok. Tottenham Hotspurs)
(Dok. Tottenham Hotspurs)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Paris Saint-Germain (PSG) dan Tottenham Hotspur bakal membuka musim sepak bola Eropa dengan berduel di UEFA Super Cup atau Piala Super Eropa pada Kamis dinihari (14/8) di Stadion Firuli. Pertemuan antara juara UEFA Champions League (UCL) dengan juara UEFA Europa League (UEL) tersebut bakal mempertemukan dua juara tak terduga.

Sebagai pengingat, PSG berhasil menjuarai UCL untuk pertama kali setelah menggilas Inter Milan 5-0 di babak final. Sementara dalam duel liga Inggris, Tottenham hanya perlu satu biji gol tanpa balas untuk menang dari Manchester United.

Pertandingan ini juga menjadi pembuka era baru untuk Tottenham. Pelatih yang mengantar trofi UEL, Ange Postecoglou secara mengejutkan dipecat dari posisinya, sementara sang kapten, Son Heung-Min angkat koper untuk menikmati hidup bersama Los Angeles FC.

Setelah mewariskan ban kapten kepada Cristian Romero, pelatih baru Hotspurs, Thomas Frank mengaku tetap antusias menghadapi laga besar pertamanya. Terlebih Hotspurs punya waktu libur ketimbang PSG, yang sebelumnya harus banting tulang di Piala Dunia Antarklub.

“Saya melihat ini sebagai kesempatan alih-alih beban berat, jadi saya bersemangat menyambut laga ini. Selain itu kami punya jadwal pramusim yang lebih normal ketimbang yang lain,” jelas Frank pada konferensi pers pra-pertandingan pada Selasa (12/8).

Untuk pertandingan ini, Frank memfokuskan anak-anak asuhnya untuk menguasai bola, serta menata transisi sebelum melancarkan serangan. Namun perhatian Frank tertuju pada ujung tombak PSG, Khvicha Kvaratskhelia.

“Dia sangat baik dalam urusan menggocek bola dan duel satu lawan satu. Saya sudah lama mengikutinya sejak dia masih berada di Napoli. Tapi pada akhirnya dia juga manusia, dan lini belakang kami punya rencana untuk menyetop gerakannya,” jelas Frank.

Sementara itu pelatih PSG, Luis Enrique tidak banyak sesumbar jelang pertandingan. Namun Luis menegaskan ingin meneruskan momentum baik yang diusung anak-anak asuhnya sejak memenangkan UCL.

“Kami punya mindset untuk berbuat lebih baik. Memang susah berhubung pencapaian kami musim lalu besar sekali, namun kami siap menerima tantangan besar,” jelas pelatih asal Spanyol tersebut.

“Kami sudah bersiap untuk laga ini, namun kami kurang yakin seberapa ketat laga ini akan berjalan. Yang jelas laga ini bakal sulit, namun kami akan bertarung sekuat tenaga,” tambah Luis. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#europa league #Champions League #uefa super cup #Tottenham Hotspur #luis enrique #piala super eropa #paris saint-germain #tottenham #uel #THOMAS FRANK #psg