RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penerima anugerah Ballon d’Or, alias Bola Emas edisi 2025 bakal diumumkan pada Kamis malam (7/8) untuk memberi mahkota pemain sepak bola terbaik sepanjang musim 2024/2025. Semuanya bakal berpeluang menggantikan Rodri, yang memenangkan edisi 2024 namun absen semusim akibat cedera serius.
Ballon d’Or sendiri diberikan oleh FIFA melalui majalah France Football dan L’Equipe sebagai pemilik asli piala, dan telah banyak diakui sebagai penentu kualitas pesepak bola dunia secara individu. Ballon d’Or telah dianugerahkan sejak 1956, dan sejak 2024 proses penjurian turut dibantu oleh asosiasi sepak bola Eropa, UEFA.
Selain itu, Ballon d’Or sekarang memiliki padanan versi wanita bernama Ballon d’Or Feminin, versi pelatih yang bernama Trofi Cruyff, versi pemain U-21 bernama Piala Kopa, dan versi khusus kiper bernama Trofi Yashin.
Untuk tahun 2025, 30 pemain akan dipilih sebagai nominasi Ballon d’Or. Setiap nominasi akan diumumkan secara bertahap setiap 15 menit sekali mulai pukul 20.15 WIB.
Proses nominasi pemain untuk Ballon d’Or cukup panjang. Pertama, jurnalis France Football dan L’Equipe, serta beberapa mantan pesepakbola Perancis merumuskan 30 nominasi tersebut secara rahasia. Setelah nominasi diumumkan, masing-masing satu jurnalis dari negara-negara anggota FIFA urutan 1 hingga 100 mengirimkan balot berisi nama 10 pemain pilihan mereka.
Nah, urutan pemain yang dipilih juga memengaruhi kesempatan pemain tersebut meraih Ballon d’Or, atau trofi lain yang akan dipersembahkan seperti tofi Kopa dan Yashin. Poin bobot akan diberikan untuk pilihan nomor 1 hingga 10, dengan bobot sebesar 15, 12, 10, 8, 7, 5, 4, 3, 2, dan 1.
Pemain bola dengan poin bobot terbanyak dari pilihan para jurnalis berhak memenangkan Ballon d’Or. Jika total poin sama, maka pemenang ditentukan dari jumlah bobot 15 poin terbanyak yang dikirimkan, dan seterusnya.
Menurut keterangan UEFA, dalam proses pemilihan nominasi dan pemilihan pemenang, ada tiga faktor yang dipertimbangkan, yakni:
- Skill dan performa individu
- Kontribusi untuk prestasi tim, baik tingkat klub maupun nasional
- Perilaku, tata krama dan fair play
Sebagai catatan, hanya performa dalam satu musim yang dihitung untuk nominasi dan penganugerahan, dan performa musim-musim sebelumnya tidak dihitung. Untuk penganugerahan edisi 2025, periode penjurian memiliki rentang mulai Agustus 2024 hingga Piala Dunia Antarklub 2025 lalu.
Setelah nomonasi diumumkan malam ini, para pemenang akan diundang untuk penganugerahan pada 22 September mendatang. Pengamat memprediksi banyak nama baru yang akan bersaing untuk merebut si bola emas, terutama Ousmane Dembele dan Scott McTominay. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana