RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bojonegoro FC (BFC) U-17 meraih hasil buruk di Piala Soeratin U-17 Jatim musim ini, terpuruk di dasar klasemen grup C dengan 1 poin dan tanpa kemenangan dari tiga pertandingan.
Berbanding terbalik dengan saudara tuanya Persibo U-17 yang kokoh di puncak klasemen Grup K dan lolos ke babak 32 besar.
Pada laga pertama 11 Juli lalu Laskar Rajekwesi Muda itu kalah 0-2 dari Triple’S Kediri U-17. Lalu di laga kedua kembali kalah 2-1 dari AC Majapahit U-17.
Dan di laga terakhir melawan tuan rumah Persela U-17 15 Juli hanya meraih hasil imbang 1-1 pada laga berlangsung di Stadion Gajah Mada Lamongan.
Hasil tiga pertandingan tersebut membuat BFC U-17 menjadi juru kunci grup C dengan poin satu. Sehingga gagal lolos ke babak 32 besar.
Pelatih BFC U-17 Hadi Purwanto mengatakan, selama mengarungi kompetisi Piala Soeratin U-17 Jatim, para pemain tampil kurang tenang dan sabar. Selain itu mental bertanding menjadi masalah utama.
‘’Sebetulnya secara kemampuan para pemain sama dengan tim lain,” ujarnya.
Hadi menjelaskan pada pertandingan terakhir melawan tuan rumah, pemain tampil lebih percaya diri bisa mengimbangi permainan lawan. Bahkan unggul lebih dulu 1-0.
Namun di menit akhir laga, lawan mampu menyamakan kedudukan. Sehingga pertandingan berakhir 1-1
‘’Bisa meraih poin dari tuan rumah,” ungkapnya. (irv/msu)