RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Chelsea berhasil meraih kemenangan 3-0 dari Paris Saint-Germain dan membawa pulang trofi Piala Dunia Antarklub pada Senin dinihari (14/7). Selain lini belakang PSG yang tidak sigap melawan Cole Palmer dan kawan-kawan, kemenangan tersebut tidak lepas dari kecerdasan pelatih merek, Enzo Maresca.
Enzo sadar bahwa permainan PSG banyak bergantung pada penguasaan bola. “Jadi sebagai pondasi kita menerapkan penjagaan man-to-man. PSG bisa tampil sangat baik kalau menguasai bola, jadi kami harus menekan mereka,” jelas Enzo dalam kolom resmi klub.
Taktik tersebut terbukti manjur. Meskipun PSG punya penguasaan bola sebanyak 2/3 pertandingan atau 67 persen dan lebih banyak menembak bola ke arah gawang, tidak ada satupun yang masuk.
Enzo menambahkan, taktik ini paling cocok diterapkan di babak pertama, berkaca pada keadaan di lapangan. “Idealnya kita pressing terus sampai selesai, tapi cuaca di sini panas jadi rasanya tidak mungkin. Namun kami tetap berusaha bermain agresif dan tidak membiarkan mereka kabur,” lanjut pelatih asal Italia tersebut.
Pandangan Enzo, taktik tersebut paling efektif pada 10 menit pertama, untuk memberi kesan pertahanan yang sulit ditembus oleh PSG. “Nampaknya keadaan awal permainan juga merembet sampai akhir,” jelasnya.
Tentu, Enzo tidak lupa memberikan pujian kepada anak-anak asuhnya. “ Menurut saya ini juga berkat para pemain, mereka pantas menang setelah bekerja keras. Pada akhirnya mereka yang bertugas menjalankan taktik,” ujar pelatih yang baru memulai karir kepelatihan 2 musim tersebut.
Kemenangan ini menjadi catatan penutup apik bagi musim pertama Enzo di kamar ganti Stamford Bridge. Dengan status juara tersebut, Chelsea sukses mengawinkan gelar Piala Dunia Antarklub dan UEFA Conference League, di samping mengamankan tiket UEFA Champions League musim depan. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana