RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea dan PSG bukan hanya milik trofi atau taktik, melainkan tentang satu nama yang mencuri sorotan: Cole Palmer. Bermain begitu dingin, lugas, dan gerakannya penuh dengan twist.
Pemain 23 tahun asal Inggris itu tampil luar biasa di Stadion MetLife, New Jersey, dengan kontribusi yang membuatnya layak disebut bintang final.
Pemain yang mengidolakan Lionel Messi itu mencetak dua gol dan menyumbang satu assist saat Chelsea membungkam PSG 3-0, sekaligus membawa The Blues meraih gelar perdana di turnamen ini dengan format terbaru.
Ia bukan hanya menjadi penentu kemenangan, tapi juga mengukir sejarah dalam balutan statistik yang mengesankan. Bahkan, dirinya begitu cerdik dan klini ketika dua kali memperdaya Marquinos dan kolega.
Statistik Cole Palmer
Jebolan akademi Manchester City itu menutup pertandingan dengan rating tertinggi: 9.3 versi Fotmob. Selama 90 menit bermain, ia mencatatkan statistik yang mengesankan. Menjelma jadi finisher cerdas dan kreator serangan yang mampu memberikan assit manis.
Efisiensi Palmer terbukti dari konversi peluangnya yang tinggi. Bahkan dari 48 sentuhan, kontribusinya sangat terfokus pada momen-momen krusial di area berbahaya.
Tiga dribel suksesnya juga turut menyumbangkan satu gol dan satu assist bagi Joao Pedro. Bahkan, dari total empat tembakan dua di antaranya menjadi gol yang membuat Gigi Donnarumma harus memungut bola dari jaring gawangnya sendiri.
Selain itu, Cole Palmer juga pemain yang sangat kalem, dari data duelnya dia sama sekali tidak membuat pelanggaran.
Berikut statistik individual Cole Palmer dalam final Chelsea vs PSG:
Player of the Match
- Nama: Cole Palmer
- Posisi: RW (Right Winger)
- Usia: 23 tahun
- Negara: Inggris
- Rating: 9.3
- Catatan: Terpilih sebagai Player of the Match dengan rating tertinggi.
Statistik Serangan (Attack)
- Shots on target (tembakan tepat sasaran): 2 dari 4 (50%)
- Touches (sentuhan bola): 48
- Touches in opposition box (sentuhan di kotak lawan): 5
- Successful dribbles (dribel sukses): 3 dari 6 (50%)
- Passes into final third (umpan ke sepertiga akhir): 2
- Accurate crosses (umpan silang akurat): 0 dari 2 (0%)
- Accurate long balls (umpan panjang akurat): 1 dari 1 (100%)
Kreativitas & Produktivitas
- Accurate passes (umpan akurat): 22 dari 27 (81%)
- Chances created (peluang diciptakan): 2
- Expected goals (xG): 0.54
- Expected goals on target (xGOT): 1.52
- Expected assists (xA): 0.31
- xG + xA (gabungan): 0.85
Baca Juga: Justin Hubner Beri Bocoran Masa Depannya: Fokus ke Eropa!
Statistik Utama (Top Stats)
- Minutes played (menit bermain): 90
- Goals (gol): 2
- Assists: 1
- Total shots (tembakan total): 4
Statistik Duel (Duels)
- Duels won (duel dimenangkan): 4
- Duels lost (duel kalah): 5
- Ground duels won (duel bawah dimenangkan): 4 dari 9 (44%)
- Aerial duels won (duel udara dimenangkan): 0 dari 0 (0%)
- Was fouled (dilanggar): 0
- Fouls committed (melanggar): 0
Fakta-Fakta Terbaru Cole Palmer di Chelsea
Dilansir dari FotMob, dengan tiga keterlibatan langsung dalam gol di satu partai final, Palmer menjadi pemain Chelsea kedua yang mampu melakukannya di laga besar sejak 2013–2014. Sebelumnya, hanya Eden Hazard yang pernah mencetak dua gol dan satu assist di final Liga Europa 2019 melawan Arsenal.
Tak hanya itu, Palmer menjadi pemain Chelsea ketiga dalam abad ke-21 yang mencetak dua gol di partai final. Sebelumnya hanya Didier Drogba yang menorehkan capaian serupa pada final EFL Cup 2007, juga saat menghadapi Arsenal.
Lebih luas lagi, Palmer masuk dalam daftar eksklusif pemain yang mampu mencetak dua gol ke gawang PSG di sebuah final. Hanya Michel Platini (Coupe de France 1982) dan Alessandro Del Piero (UEFA Super Cup 1997) yang pernah melakukannya sebelumnya.
Siap Bersinar Lebih Terang
Dari penampilan Palmer di final ini, Chelsea tak hanya mendapatkan trofi. Mereka mendapatkan konfirmasi bahwa bintang masa depan mereka telah datang. Dulu Eden Hazard dan Drogba, kini era Cole Palmer telah dimulai.
Penampilannya bukan sekadar "cool", tapi revolusioner dalam konteks pemain muda yang sanggup mencetak dampak besar di laga besar. Chelsea boleh bangga, dan dunia mulai memperhatikan: Cole Palmer bukan hanya rising star—ia adalah central figure untuk hari ini dan masa depan. (kam)
Editor : Hakam Alghivari