RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nasib Bayern Munchen benar-benar apes. Bukan hanya gagal melangkah ke semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA, Die Roten juga harus menerima kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain dalam laga perempat final yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Minggu dini hari (6/7).
Bayern sejatinya tampil dominan di sejumlah fase pertandingan. Mereka unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan.
Tapi solidnya pertahanan PSG, ditambah performa impresif Donnarumma, membuat serangan-serangan Bayern tak berbuah hasil.
PSG justru tampil lebih efektif dan tajam di babak kedua. Gol pembuka dicetak Desiré Doue di menit ke-78 lewat sepakan mendatar yang tak mampu dibendung Neuer.
Di tengah tekanan Bayern yang mencoba mengejar, justru Ousmane Dembélé memastikan kemenangan PSG lewat golnya di menit ke-90+6.
Menariknya, PSG mengakhiri laga hanya dengan sembilan pemain. Bek Willian Pacho diganjar kartu merah langsung usai pelanggaran keras di menit ke-82. Situasi makin pelik ketika Lucas Hernández menyikut pemain Bayern dan menerima kartu merah kedua pada menit 90+2.
Meski unggul jumlah pemain, Bayern gagal memanfaatkan momentum di sisa waktu. PSG justru tampil lebih disiplin dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan. Bayern pun tersingkir, dengan kondisi makin muram setelah gelandang andalan mereka, Jamal Musiala, mengalami cedera parah di babak pertama.
Munchen: Angkat Koper, Kehilangan Jamal Musiala
Penghujung babak pertama. Sebuah insiden mengejutkan terjadi ketika Donnarumma berusaha menyelamatkan bola di sisi kiri gawangnya dengan melompat ke samping.
Pada proses itu, kaki Jamal Musiala yang sedang berduel dengan salah satu bek PSG tampak tertimpa badan Donnarumma yang mendarat menyelamatkan bola.
Musiala langsung terkapar dan terlihat mengerang kesakitan. Dari tayangan ulang, engkel kirinya tampak mengalami pergeseran yang mengindikasikan kemungkinan cedera serius, bahkan dugaan patah tulang bagian betis.
Hingga kini, belum ada keterangan pasti cedera Musiala. Namun, sebagai informasi, gelandang muda tersebut baru saja pulih dari cedera panjang. Jika menerima cedera parah, akan jadi kerugian besar bagi Die Roten. (kam)
Editor : Hakam Alghivari