RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sedianya Palmeiras masih memiliki pelaung untuk paling tidak menyeret Chelsea ke babak tambahan waktu, atau bahkan babak penalti pada laga perempat final FIFA Club World Cup (Piala Dunia Antarklub) pada Sabtu pagi (5/7). Nahas, dewi fortuna tidak berpihak pada klub asal Brazil tersebut pada 10 menit terakhir pertandingan.
Chelsea memimpin lebih dulu melalui gol Cole Palmer pada menit ke-16. Jajaran lini belakang Palmeiras tidak kuasa menahan laju Cole yang meliuk-liuk bagaikan balok es di atas rumput.
Namun perlahan Palmeiras mulai dapat membaca permainan dan menyusun serang. Puncaknya di babak kedua, Estevao Willian yang sudah dijepit hingga ke pinggir gawang masih sempat mencetak gol balasan di menit ke-53.
Dengan semangat dari gol tersebut, kedua pihak mulai saling serang, namun Chelsea kembali mengambil pimpinan ritme pertandingan jelang bubaran.
Di menit ke-82 Malo Gusto mencoba peruntungan dan menembak ke gawang Palmeiras. Tendangannya dapat dihalau Agustin Giay, namun bola masih mengarah ke arah gawang dan lepas dari penjagaan kiper Palmeiras, Weverton.
Hingga akhir pertandingan, tidak ada gol ekstra yang terjadi meskipun Noni Madueke nyaris mencetak gol ekstra. Sehingga Chelsea sukses mengamankan tiket semifinal, dan lelucon sepak bola khas Brazil, ‘Palmeiras Nao Tem Mundial’ (“Palmeiras tidak punya gelar juara dunia”) kembali berkumandang.
Wakil Amerika Selatan hanya tersisa satu dalam diri sesama klub Brazil, Fluminense yang sukses menekuk Al-Hilal dengan skor serupa. Mereka akan menjadi lawan Chelsea di babak final, sehingga menguji kembali keahlian The Blues dalam menghadapi skuad lintas benua. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana