RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Belum genap dua minggu, yakni sepuluh hari lalu, Diogo Jota berdiri tegak di samping wanita yang dicintainya, Rute Cardoso, dalam sebuah upacara pernikahan yang hangat dan intim di sebuah gereja.
Tanggal 22 Juni itu seharusnya menjadi awal dari babak baru dalam hidup mereka—sebuah keluarga muda yang sedang tumbuh, bersama tiga anak mereka: Denis (lahir 2021), Duarte (2023), dan seorang putri kecil yang baru lahir di tahun 2024. Dunia mereka lengkap.
Diogo Jota, baru berusia 28 tahun, telah berpulang. Kabar ini bukan hanya mengguncang keluarga kecil yang baru dibangunnya, tapi juga menggema di seluruh dunia sepak bola.
Seorang pemain yang dikenal bukan hanya karena kecepatan dan ketajamannya di lapangan, tapi juga karena senyumnya yang tulus dan sikap rendah hati yang selalu ia bawa ke mana pun ia melangkah.
Jota datang ke Liverpool pada tahun 2020, membawa semangat baru bagi tim asuhan Jürgen Klopp. Dalam 182 pertandingan berseragam ‘The Reds’, ia mencetak 65 gol dan memberikan 26 assist. Kontribusi cukup besar yang membantu klub meraih tiga trofi penting, termasuk Premier League 2024/25 yang baru saja mereka menangkan.
Namun, tak ada gelar yang bisa menyaingi pencapaian pribadi terbesarnya: menjadi suami, menjadi ayah.
Kisah Jota tidak dimulai di Anfield. Ia sempat diboyong oleh Atlético Madrid dari Paços Ferreira pada 2016, namun tak sempat mencicipi pertandingan resmi bersama tim utama.
Setelah masa peminjaman di Porto dan Wolverhampton, ia akhirnya menemukan rumahnya di Inggris bersama Wolves, sebelum kemudian melangkah lebih jauh ke panggung besar Eropa bersama Liverpool.
Sepuluh hari lalu, ia mengucap janji sehidup semati. Hari ini, ia pergi lebih dulu. (kam)
Editor : Hakam Alghivari