RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Cabang olahraga menembak merupakan salah satu penyumbang medali emas dalam Porprov Jatim IX 2025 di Malang Raya. Meski cabang olahraga yang sempat mati suri di Bojonegoro ini sejak awal tidak diunggulkan meraih medali emas.
"Cabang olahraga menembak sempat mati suri di Bojonegoro,’’ kata Wakil Ketua KONI Kabupaten Bojonegoro Tonny Ade Irawan. Diketahui, cabang olahraga tersebut aktif kembali sekitar tujuh sampai delapan bulan ini di Bojonegoro.
Pria yang juga mantan wartawan ini membeberkan, sejak dipimpin Komandan Kodim 0813 BOjonegoro Letkol Czi Arief Rochman Hakim sangat aktif. Bahkan cabor menembak ini rutin menggelar latihan seminggu dua kali.
‘’Karena itu usaha tidak mengkhianati hasil. Dan itu ungkapan yang tepat bagi menembak,’’ ungkapnya.
Adalah Rasikhan Ahmad Al-Hazmi, di nomor multirange putra yang menyumbang medali emas dalam Porprov tahun ini.
Saat bertanding Rasikhan berhasil mencatatkan skor untuk target 1 sebanyak 180 dan target 2 sebanyak 160. Sehingga total skor mencapai 340.
Sementara rival terdekatnya mengalahkan Muhammad Wira dari Kabupaten Jombang pada target 1 dan 2 mencapai total skor 320. Hasil tersebut tak mampu mengejar skor yang diraih Rasikhan Ahmad Al-Hazmi dari Bojonegoro. Medali emas pun berhasil diraih.
‘’Ini kali pertama cabor menembak ikut porprov dan langsung mencatatkan sejarah dengan medali emas,’’ jelas Tonny yang juga Ketua Kontingen Porprov Kabupaten Bojonegoro.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bojonegoro Sahari, mengatakan jika berkelanjutan maka dirinya optimistis cabor menembak akan bisa lebih berpretasi lagi. Dan ini merupakan hasil capaian yang luar biasa bagi cabor menembak.
‘’Kami berharap pembinaan ini berkelanjutan,’’ ungkap Sahari saat ditanya harapannya. (cho)
Editor : M. Nurcholis