RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kekalahan telak 0-4 dari Paris Saint-Germain di laga pembuka Grup B Piala Dunia Antarklub 2025 meninggalkan kesan pahit bagi pelatih Atlético Madrid, Diego Simeone.
Dalam sebuah wawancara, Simeone secara tersirat menyentil dominasi finansial PSG yang menurutnya menjadi pembeda besar di atas lapangan.
“Ketika Luis Enrique butuh bantuan di sisi kiri, mereka (PSG) langsung mengeluarkan €70 juta pada Januari untuk merekrut pemain,” kata Simeone kepada media.
Meski tak menyebut nama, banyak yang meyakini Simeone merujuk pada salah satu rekrutan besar PSG pada bursa transfer musim dingin, yang turut membantu memperkuat dominasi mereka di berbagai ajang.
Pernyataannya tersebut menjadi refleksi dari keluhan lama para pelatih soal ketimpangan sumber daya antara klub-klub elite Eropa dengan tim-tim yang lebih konservatif dalam hal belanja pemain.
Kontras Filosofi: Simeone Lawan Mesin Uang
Komentar itu seolah memperjelas jurang yang masih menganga antara tim pekerja keras seperti Atlético dan raksasa bermodal besar seperti PSG.
Les Parisiens yang baru saja menjuarai Liga Champions UEFA 2024/2025 tampil sangat dominan dalam laga ini.
Sebaliknya, Atlético Madrid hanya mampu membalas dengan lima tembakan sepanjang laga dan cuma satu yang benar-benar mengarah ke gawang. Bahkan Clément Lenglet diusir keluar lapangan pada menit ke-78, memperburuk situasi tim yang sudah tertinggal tiga gol saat itu.
Atlético Terbenam di Dasar Klasemen Sementara
Kekalahan telak ini membuat Atlético Madrid sementara terdampar di posisi buncit Grup B, tanpa poin dan selisih gol minus empat. Situasi ini membuat laga kedua jadi krusial bagi Simeone dan anak asuhnya, yang tak lagi punya ruang untuk terpeleset jika ingin menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Sementara itu, PSG dengan kemenangan ini memuncaki klasemen grup dan semakin memperkuat posisi mereka sebagai favorit juara Piala Dunia Antarklub tahun ini. (kam)
Editor : Hakam Alghivari