RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Paris Saint-Germain (PSG) menunjukkan kelasnya sebagai juara Eropa dengan kemenangan telak 4-0 atas Atlético Madrid di laga perdana Grup B Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Bertanding di Rose Bowl, Senin (16/6). Les Parisiens tampil superior dari menit awal hingga akhir.
Datang dengan status sebagai kampiun UEFA Champions League 2024/2025, PSG seolah ingin menegaskan bahwa mereka tak sekadar juara Eropa, tapi juga penantang serius gelar dunia antarklub.
Gol-gol dari Fabian Ruiz (19’), Vitinha (45+1’), S. Mayulu (87’), dan Lee Kang-in (90+7’, penalti) membuat wakil La Liga tak berkutik.
Baca Juga: David Beckham Akhirnya Terima Gelar ‘Sir’, Begini Alasannya Menurut Kerajaan Inggris
Atlético Madrid bahkan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-78 setelah Clément Lenglet menerima kartu merah langsung. PSG tak menyia-nyiakan momentum dan terus menekan hingga peluit akhir.
Statistik Bicara: PSG Kuasai Penuh Jalannya Pertandingan
Dari statistik pertandingan, PSG benar-benar mengontrol segalanya. Mereka mencatat 16 tembakan dengan 11 tepat sasaran, jauh di atas Atlético yang hanya sekali mengancam gawang.
Anak asuh Luis Enrique itu menguasai bola mencapai 75% menunjukkan betapa PSG mengatur tempo dan alur permainan. Dengan 818 operan dan tingkat akurasi 94%, PSG hampir tak memberi celah bagi Atlético untuk berkembang.
Sebaliknya, tim asuhan Diego Simeone hanya mampu mencatatkan 276 operan dan kesulitan membangun serangan. Mereka juga harus menerima lima kartu kuning, delapan pelanggaran, dan hanya mendapat dua tendangan sudut sepanjang laga.
PSG Kirim Sinyal Serius: Targetkan Gelar Dunia
Kemenangan ini memperkuat keyakinan bahwa PSG sedang berada dalam performa terbaiknya. Setelah mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya di musim 2024/2025, skuad asuhan Luis Enrique tampaknya tak ingin berhenti di situ.
Mereka kini mengincar supremasi global melalui Piala Dunia Antarklub, dan laga pembuka ini menjadi sinyal kuat bagi lawan-lawan lainnya: PSG datang bukan sekadar berpartisipasi, tapi menargetkan kejayaan penuh. (kam)
Editor : Hakam Alghivari