RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tijjani Reijnders resmi bergabung dengan Manchester City setelah ditransfer dari AC Milan dengan mahar mencapai 55 juta Euro atau sekitar Rp 836,6 miliar.
Transfer ini menjadi salah satu perbincangan hangat di kalangan netizen Indonesia. Reijnders mencuri perhatian bukan hanya karena performanya di lapangan, tetapi juga latar belakangnya yang unik, ia memiliki darah keturunan Indonesia dari garis ibu.
Tijjani Reijnders lahir di Belanda, namun sang ibu, Angelina Lekatompessy, berasal dari Ambon, Maluku. Dalam sejumlah wawancara, ia tak pernah menutupi kebanggaannya terhadap akar Indonesia.
Baca Juga: Resmi! Tijjani Reijnders Resmi Gabung Manchester City, Siap Tampil di Piala Dunia Antar Klub
Dilansir dari Liputan6, Tijjani mengatakan bahwa Indonesia memiliki sesuatu yang spesial, terutama tempat kelahiran Ibunya.
“Latar belakang Indonesia saya adalah sesuatu yang sangat saya banggakan… ibu saya berasal dari Indonesia,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Bahkan, saudara laki-lakinya, Eliano Reijnders, kini juga telah memiliki kewarganegaraan dan bermain untuk Indonesia. Meski begitu, Tijjani sendiri memilih membela Belanda di level internasional, namun tetap membawa rasa bangga terhadap warisan Nusantaranya.
Lonjakan Karir Tijjani Reijnders
Kakak kandung Eliano tersebut memulai karir di PEP Zwolle dari akademi hingga mulai dipromosikan di tim utama. Namun, tidak mulus, Tijjani beberapa kali dipinjamkan. Ketika pindah ke Az Alkamaar dari Zwolle dirinya juga sempat dipinjamkan ke RKJ Waalwijk.
Ketika kembali ke Az Alkamaar, Tijjani mulai tampil reguler hingga membuat AC Milan merekrutnya pada musim 2022/2024. Meski begitu, di musim perdananya masih kesulitan beradaptasi.
Kemudian, pada musim kedua bersama AC Milan, Reijnders tampil impresif. Ia memainkan total 54 pertandingan, mencetak 15 gol dan memberikan 5 assist. Sebagai gelandang, kontribusinya bukan hanya dalam bentuk angka, tapi juga kestabilan di lini tengah, daya jelajah, serta kemampuan membaca permainan yang matang.
Statistik tersebut tentu menjadi alasan kuat Manchester City berani menggelontorkan dana besar untuk merekrutnya ke Etihad Stadium.
Baca Juga: Eliano Reijnders Absen Lawan Tiongkok dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Kini, tantangan besar menantinya di Premier League, liga yang dikenal paling kompetitif di dunia. Dengan usianya yang masih 26 tahun, Reijnders berada di puncak performa dan akan jadi aset penting bagi skuad asuhan Pep Guardiola.
Dirinya datang dengan pengalaman matang dan semangat besar untuk membuktikan diri. Dan bagi publik Indonesia, kisah Tijjani Reijnders bukan hanya tentang sepak bola, tapi juga tentang identitas, harapan, dan kebanggaan akan darah Ambon yang kini berlari di lapangan hijau Inggris. (kam/)
Editor : Hakam Alghivari