RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Selain di Liga 2 dan Liga Nusantara, perpindahan markas dan perubahan nama klub sepak bola Indonesia ternyata juga terjadi di Liga 4. Meskipun, akuisisi satu ini lebih bersifat sebagai merger antara dua klub.
Klub terakhir yang mengalami perubahan identitas adalah PS Maluku, yang melakukan merger dengan klub sepak bola kelompok umur asal Jawa Timur, Kediri United. Dengan ini, Kediri United kini memiliki skuad senior yang bakal berlaga di Liga 4 Jawa Timur musim depan.
“Kediri United merger dengan PS Maluku, sudah disahkan dalam Kongres PSSI 2025. Kini Kediri United akan bermain di Liga 4 Jawa Timur,” bunyi pernyataan resmi klub pada Rabu (4/6) di media sokial mereka.
Kediri United sendiri telah aktif sejak 2022 sebagai sekolah sepak bola (SSB) dan klub sepak bola kelompok usia umur, dengan skuad U-15. Diketahui pula, PS Maluku dan Kediri Maluku berada dalam payung kepemilikan yang sama.
Menurut pernyataan resmi klub, pertimbangan ekonomi kedua belah klub menjadi pertimbangan untuk melebur kedua klub tersebut menjadi satu. Selain itu, dengan merger dan terbukanya skuad senior, kini lulusan Kediri United punya tempat untuk mengawali karir di tingkat tersebut.
“Budgetnya tidak cukup jika harus menghidupi kedua klub. Sebelumnya kami juga hanya klub pembinaan, sehingga dengan merger diharapkan karir anak-anak SSB tidak berhenti di usia U-15 dan dapat melanjutkan ke jenjang U-17 serta Liga 4,” lanjut pernyataan klub.
Dengan merger tersebut, wilayah Kediri ketambahan satu klub sepak bola baru. Selain Kediri United dan Persik Kediri, ada pula Persedikab Kediri, Triple’S Kediri dan Inter Kediri. Hal ini juga berarti Kediri United bakal jadi rival baru tiga klub yang disebut terakhir.
Selain itu, merger PS-Maluku dan Kediri United menambah jumlah klub yang mengalami perubahan identitas menjadi lima klub. Jika klub dengan perubahan nomenklatur baru, yakni Bhayangkara Presisi FC dan Tornado FC turut dihitung, total terjdapat tujuh klub Indonesia yang berganti nama dan markas. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana