RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dugaan publik sepak bola Indonesia terhadap perubahan identitas klub peserta liga nasional akhirnya terbukti pada Kongres PSSI 2025 Rabu malam (4/6). Tidak hanya satu, total empat klub berganti kepemilikan dan bakal boyongan dari daerah asal.
Rinciannya terdapat tiga klub Liga 2 dan satu klub Liga Nusantara yang berganti identitas per pengumuman pemberhentian, perubahan nama dan perubahan domisili anggota PSSI dalam kongres.
Klub pertama yang resmi berganti nama, sesuai perkiraan publik adalah Persikas Subang. Akhirnya Persikas resmi diakuisisi oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang sebagai pondasi klub miliknya, Sumsel United.
Nama Persikas sendiri sempat menjadi bahan perbincangan masyarakat luas, setelah 21 suporter Persikas diamankan minggu lalu (28/5) setelah menyuarakan aspirasi mereka dengan kurang sopan dan menginterupsi acara sambut aspirasi warga milik Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi sendiri mengatakan nasib Persikas berada di tangan Pemkab Subang karena mereka yang memiliki Persikas secara hukum, bukan Pemprov Jawa Barat.
Menyusul nasib Persikas merupakan sesama klub asal Jawa Barat, PSKC Cimahi. Klub yang nyaris promosi dari Liga 2 musim lalu tersebut diakuisisi oleh akademi sepak bola milik Presiden RI Prabowo Subianto, yakni Garudayaksa.
Sehingga PSKC Cimahi resmi berganti nama menjadi Garudayaksa FC musim depan, setelah sebelumnya Garudayaksa menjadi sponsor utama klub asal Cimahi tersebut. Meskipun demikian, belum cukup jelas apakah Garudayaksa FC akan tetap berada di Cimahi, atau bakal satu atap dengan akademi di Bekasi.
Berbanding nasib dengan Persikas Subang, ada satu klub asal Sumatera yang bakal boyongan ke Jawa Barat. Sumut United resmi meninggalkan Tanah Karo dan diakuisisi sebagai basis kebangkitan Persikad Depok.
Pemilik Sumut United, Arya Sinulingga memang sengaja melepaskan kepemilikan klub tersebut untuk berfokus pada tugasnya di tingkat nasional. “Benar, saya sekarang ingin fokus mengurus federasi,” ujar anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut kepada awak media Rabu malam, sebagaimana dilansir dari Sumut Pos.
Persikad Depok versi akuisisi merupakan iterasi ketiga dari klub asal Depok tersebut. Persikad Depok versi pertama telah menjelma menjadi Sulut United, sementara versi kedua bernama Persikad 1999 yang berlaga di Liga 4 Jawa Barat Seri 1.
Selain Persikad, ada satu klub perserikatan lain yang mengakuisisi klub lain untuk naik kasta. Klub asal Malang, NZR Sumbersari resmi diakuisisi oleh Persikutim Kutai Timur.
Persikutim terakhir kali berlaga di Liga 4 Kalimantan Timur, namun kemudian tidak aktif sebelum mengakuisisi NZR Sumbersari. Hal ini juga berarti NZR Sumbersari menjadi satu-satunya klub Liga 3 yang mengalami perubahan identitas, dibanding Liga 2 yang kini memiliki empat klub berganti identitas. (edo)
Perubahan identitas klub sepak bola nasional musim 2025/2026
- Tornado FC Pekanbaru -> Tornado FC Kendal
- Persikas Subang -> Sumsel United
- PSKC Cimahi -> Garudayaksa FC
- Sumut United -> Persikad Depok
- NZR Sumbersari -> Persikutim Kutai Timur
Perubahan domisili klub sepak bola nasional musim 2025/2026
- Tornado FC (Pekanbaru -> Kendal)
- Dewa United (Tangerang Selatan -> Serang)
- Adhyaksa FC (Solo -> Serang)
- Bhayangkara Presisi FC (Bogor -> Lampung)
- RANS Nusantara (Pasuruan -> Kota Batu)