RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya sukses merebut gelar UEFA Champions League (UCL) perdana mereka setelah sebelumnya gagal pada kesempatan pertama 2020 silam.
Tidak tanggung-tanggung, setelah dulu mereka kalah tipis 0-1 dari Bayern Munchen, kini mereka berpesta di kandang Bayern, Allianz Arena dengan memanggang habis Inter Milan 5-0 pada babak final Minggu dinihari (1/6). Les Parisiens (julukan PSG) sukses menekan Inter dengan permainan apik, dan menunjukkan hasil regenerasi mereka dalam diri Desire Doue dan Senny Mayulu.
Pesta gol PSG dimulai pada menit ke-12, dengan penggawa PSG saling menyalurkan umpan terobosan. Akhirnya umpan 1-2 Doue kepada Achraf Hakimi tidak dapat dibendung oleh lini belakang Inter, dan Hakimi dapat mencetak gol tanpa perlawanan lebih.
Delapan menit kemudian giliran Doue yang menjebol gawang yang dijaga Yann Sommer. Dengan mengandalkan Fabian Ruiz sebagai magnet lini belakang Inter, Ousmane Dembele dapat memimpin serangan balik dan memberikan crossing kepada Doue yang berdiri bebas di seberang lapangan.
Hingga akhir babak pertama, Inter Milan mencoba berbagai serangan balik. Sayang hampir semuanya berakhir terbang di atas mistar.
Di babak kedua, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi mencoba peruntungan dengan membongkar lini pertahanan Nerazzuri (julukan Inter). Benjamin Pavard dan Federico Dimarco ditarik ke bangku cadangan, digantikan oleh Yann Biseck dan Nicola Zalewski.
Kemudian Biseck dan Henrikh Mkhitaryan ditarik lagi ke bangku cadangan, digantikan oleh Carlos Augusto dan Matteo Darmian. Namun apa daya, PSG membuktikan semua pergantian tersebut tidak efektif.
Di menit ke-63, Desire Doue menambah brace untuk pundi-pundi gol PSG sebelum ditarik ke bangku cadangan. Kali ini Doue dapat menyalip seluruh bek Inter sebelum memenangkan duel satu lawan satu melawan Sommer.
Kalah duel satu lawan satu dan man-to-man marking, lini belakang Inter mencoba menahan pergerakan Le Parisien dengan jebakan offside. Namun taktik ini malah memperparah kekalahan mereka.
Di menit ke-73, Ousmane Dembele kembali menyeberangkan bola lebih awal untuk membantu kawan-kawannya melewati jebakan offside. Kali ini bola dapat disambut oleh Khvicha Kvaratskhelia, dengan mudah menambah derita Yann Sommer di bawah mistar.
Akhirnya pemain cadangan PSG, Senny Mayulu menutup euforia Les Parisien di Munich dengan menyarangkan gol terakhir di menit ke-87. Bradley Barcola sukses memanfaatkan metode serupa dengan Dembele untuk menyuplai bola kepada Mayulu.
Hingga peluit panjang berbunyi, Inter sama sekali memiliki jawaban atas gempuran dari Les Parisien. Akhirnya PSG dan pelatih mereka, Luis Enrique dapat menikmati hasil kerja keras mereka dan mengangkat trofi UCL untuk pertama kali dalam sejarah klub. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana