RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim menjadi sorotan utama pasca pertandingan pascamusim melawan ASEAN All-Stars pada Kamis malam (28/5). Pasalnya di luar dugaan, tim gabungan pemain Asia Tenggara tersebut dapat mencuri satu gol tanpa balasan dari Setan Merah (julukan Manchester United).
Lini belakang Manchester Merah ternyata terlalu melompong di babak kedua, dan sukses dimanfaatkan untuk mengumpan bola kepada Maung Maung Lwin. Tanpa perlawanan berarti, Lwin mendaratkan satu-satunya gol di laga tersebut.
Sebaliknya lini belakang ASEAN All-Stars yang juga diperkuat dua pemain Indonesia, Kakang Rudianto dan Malik Risaldi sukses membuat barisan penyerang United garuk-garuk kepala. Bahkan Malik sampai harus ditarik dan dijatuhkan oleh pemain muda United, Godwill Kukonki jelang akhir pertandingan.
Saking kemposnya permainan United, penonton yang hadir langsung di Stadion Bukit Jalil tidak kuasa menahan kekecewaan terhadap penggawa Setan Merah. Dalam konferensi pers pasca pertandingan, Ruben berkata dapat memaklumi kekecewaan tersebut.
“Saya merasa bersalah, seperti yang saya selalu katakan sebelumnya saya bertanggungjawab atas performa pemain. Hujatan dari penonton sebenarnya penting bagi kami karena pada akhirnya mereka selalu ada bersama kami, sehingga jika permainan kami tidak efektif perbuatan mereka saat menonton juga ikut berubah,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Tentu, Ruben tidak memungkiri anak-anak asuhnya bermain kurang apik. “Harusnya kami dapat bermain lebih baik, hari ini kami bermain dengan tempo pelan,” tambahnya.
Selain itu, ada satu pemain yang sukses memikat perhatian mantan pelatih Sporting Lisbon tersebut. “Menurut saya Sergio Aguero bermain baik, dia dapat menguasai lini tengah,” ujar Ruben terhadap pemain yang memiliki nama serupa dengan ‘Kun’ Aguero tersebut.
Manchester United kini akan segera menyelesaikan rangkaian tur akhir musim ke Hong Kong. Setelahnya, para pemain dapat berlibur, memenuhi panggilan tim nasional, serta menentukan masa depan di bursa transfer. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana