RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Terdapat berkas lima atlet Bojonegoro dari lima cabang olahraga (cabor) yang belum disahkan oleh KONI Jawa Timur. Tentu berkaitan keikutsertaan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 di Malang Raya mendatang. Sehingga perlu pembenahan dan melengkapi berkas pendaftaran.
Menurut Ketua Kontingen Porprov Bojonegoro Tonny Ade Irawan, terdapat lima atlet yang belum mendapatkan pengesahan berkas dari KONI Jatim. Berkaitan keikutsertaan dalam Porprov 2025 mendatang.
‘’KONI Jatim membutuhkan data pendukung tambahan terkait pendaftaran lima atlet dari lima cabor berbeda tersebut,” ungkapnya.
Menurut Tonny, lima atlet tersebut terdiri dari atlet gulat yang memerlukan surat keterangan dari KONI Tuban. Tepatnya menyatakan atlet tersebut bukan atlet binaan Tuban. Juga atlet voli putri dan judo yang mengalami kasus serupa.
‘’Atlet ini sejak kecil tinggal di Bojongoro hanya kelahiranya di Tuban,’’ tuturnya.
Lalu atlet sambo yang lahir di Jawa Tengah. Namun sejak kecil tinggal di Bojonegoro. ‘’Kasusnya hampir sama, perlu surat keterangan dari KONI Jateng karena lintas provinsi,’’ ungkapnya.
Kemudian atlet billiar yang pernah didaftarkan Tuban di porprov edisi sebelumnya. Namun tidak pernah diberangkatkan.
‘’Dan tidak masuk tim porprov Tuban juga,” ujarnya.
Tonny meminta masing-masing cabor bisa menyelesaikan kekurangan berkas pandaftaran atlet sesegera mungkin. Terlebih jika tidak segera dilengkapi sampai akhir Mei maka atlet yang bersangkutan tak akan bsia berangkat sebagai wakil Bojonegoro di Porprov kali ini.
‘’Kami sudah sampaikan ke Cabor masing-masing agar segera ditindaklanjut,’’ tegasnya.
Pihaknya menjelaskan KONI sudah menetapkan 328 atlet sebagai wakil Bojonegoro di Porprov. Berasal dari 42 cabor berbeda. Jumlah tersebut hasil pengerucutan dari 400 atlet yang menjalani pemusatan latihan kabupaten (puslatkab). (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana