RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Gelaran UEFA Champions League (UCL) bakal berlanjut untuk melaksanakan leg kedua babak 16 besar pada Rabu dan Kamis dinihari (12-13/3). Delapan match akan dimainkan pada dua hari tersebut, seluruhnya pada menjelang atau saat sahur tiba.
Di hari pertama, delapan tim akan menjalin konklusi pertarungan mereka, yakni FC Barcelona melawan SL Braga, Inter Milan melawan Feyenoord Rotterdam, Liverpool melawan Paris Saint-Germain (PSG), dan Bayern Munchen melawan Bayer Leverkusen. Sementara di hari kedua, giliran delaman tim tersisa yang akan berduel, yakni Lille OSC melawan Borussia Dortmund, Aston Villa melawan Club Brugge, Arsenal melawan PSV Eindhoven, dan derby Madrid jilid dua antara Real dan Atletico Madrid.
FC Barcelona vs SL Braga (00.45 WIB): Waktunya Bangkit Dari Duka
Barcelona masih dalam periode berkabung setelah dokter tim utama mereka, Carles Minarro Garcia ditemukan meninggal dunia akibat serangan jantung sebelum menjalani laga liga domestik melawan Osasuna (9/3). Sebagai bentuk peduli duka cita, La Liga sebagai operator liga dan Osasuna mengabulkan permintaan Blaugrana (julukan Barcelona) untuk menunda pertandingan tersebut.
Alhasil, El Barca punya waktu istirahat ekstra jelang leg kedua melawan Benfica di markas sementara mereka, Stadion Olimpiade Lluis Companys. Pada leg pertama di Stadion da Luz, meskipun Barcelona dapat unggul 1-0 berkat gol dari Raphinha, El Barca dipaksa jungkir balik untuk meraih hasil tersebut berkat lini depan Benfica yang tidak kalah beringas, serta kartu merah yang diterima Pau Cubarsi.
Berkaca pada pertandingan tersebut, entrenador (pelatih) Barcelona, Hansi Flick menegaskan tidak akan meremehkan Benfica. “Kemarin di Lisbon (tempat Benfica berasal) kita lihat sendiri bagaimana Benfica bisa menyerang balik, sehingga kami harus berhati-hati dan konsentrasi,” terangnya dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Sementara itu, pelatih Benfica, Bruno Lage percaya anak-anak asuhnya dapat berbuat lebih dan mereplikasi performa mereka sebelumnya. “Dua pertandingan terakhir melawan mereka, kami dapat menciptakan peluang gol lebih cepat, sehingga kami percaya dapat mengulangi hal serupa,” ujarnya.
Liverpool vs PSG (03.00 WIB): Waktunya Ganti Rugi Kekalahan di Kandang
Leg pertama di Stadion Parc des Princes harusnya dapat menjadi modal kemenangan kandang 1-0, atau setidaknya berakhir imbang 1-1 bagi PSG. Namun, tidak hanya gol Khvicha Kvaratskhelia dibatalkan akibat offside, Les Parisiens (julukan PSG) malah kecolongan di akhir pertandingan karena tidak sempat mengawal Harvey Elliott yang mendaratkan bola di gawang mereka.
Karena itu, kemenangan 1-0 di kandang Liverpool, Stadion Anfield hanya cukup untuk menyeret The Reds (Julukan Liverpool) ke babak perpanjangan waktu. Butuh setidaknya satu gol ekstra lagi agar Les Parisiens dapat keluar dengan tiket perempat final di tangan.
Meskipun demikian, pelatih PSG, Luis Enrique yakin anak-anak asuhnya dapat mencapai target meskipun bermain sebagai tamu. “Laga tandang memang sulit, tapi saya yakin kami dapat bermain baik, terutama setelah tahu apa yang harus diperbaiki,” jelasnya dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Sementara itu, pelatih Liverpool, Arne Slot juga menolak meremehkan PSG, dan merasa anak-anak asuhnya perlu meningkatkan performa. “Beberapa orang berkata kami bermain buruk pada pertandingan kemarin, namun saya rasa memang mereka yang bermain dengan lebih gemilang,” ungkap pelatih asal Norwegia tersebut.
Bayern Munchen vs Bayer Leverkusen (03.00 WIB): Waktunya Pembuktian Raja Jerman, Bayer atau Bayern
Publik sepak bola Eropa masih sedikit terkejut dengan status Bayer Leverkusen sebagai raja baru sepak bola Jerman setelah meraih titel Bundesliga perdana pada musim lalu. Kini Die Werkself (julukan Leverkusen) melanjutkan petualangan dengan kembali ke UCL setelah absen setahun.
Musim ini, mereka menyamai pencapaian terbaik mereka di UCL dengan mencapai babak 16 besar. Kabar buruknya, jika ingin pergi ke perempat final, mereka harus melewati halangan raja lama Jerman, Bayern Munchen yang lebih dulu memukul mereka 3-0 di leg pertama di Allianz Arena, plus kehilangan Florian Wirtz yang mengalami cedera ligamen.
Namun, tidak hanya Leverkusen saja yang punya beban ekstra menghadapi laga kali ini. Bayern Munchen juga datang ke Stadion BayArena dengan muka masam setelah di luar dugaan kalah dari VfL Bochum di liga domestik (8/3), dan juga kehilangan kiper sepuh mereka, Manuel Neuer yang juga cedera.
Pelatih Leverkusen, Xabi Alonso berharap banyak pada dukungan publik daerah yang terkenal dengan industri kimia tersebut. “Pertama-tama baik pemain maupun pendukunga harus percaya bahwa kita bisa, kemudian kami harus dapat bermain sepenuh hati,” ujar mantan pemain Real Madrid semasa aktif tersebut.
Sementara, pelatih Munchen Vincent Kompany sudah bersiap kembali setelah anak-anak asuhnya dipukul Bochum. “Sebagai pelatih kita semua tahu tidak ada yang pasti, sehingga kita wajib bersiap sebaik mungkin,” ujar mantan penggawa Manchester City semasa aktif. (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana